BATAM – www.swarakepri.com : Kegeraman Rosita atas sikap Nuryenni(yenni,red) yang tidak kunjung mengembalikan uang sebesar Rp 50 juta yang dipinjam pada tahun 2008 lalu akhirnya berujung kepada gugatan di Pengadilan Negeri Batam.
Kepada media ini, Rosita mengatakan bahwa sejak meminjam uang darinya, yenni sama sekali tidak pernah punya itikad baik untuk mengembalikan uang tersebut. Bahkan pada tahun 2009 yang lalu, yenni sudah pernah divonis penjara oleh Hakim Pengadilan Negeri Batam dan sempat mendekam selam empat bulan dipenjara karena ia gugat di Pengadilan dengan pasal penipuan.
“Saat mendekam dipenjara tersebut, Yenni memohon kepada saya untuk membuat perjanjian damai dan berjanji akan membayar utangnya dengan mencicil. Tapi sampai sekarang uang Rp 50 juta yang dipinjamnya belum lunas dibayar,” ujar Rosita, Selasa(23/4/2013) kemarin.
Menurutnya sejak 2009 sampai sekarang Yenni yang merupakan isteri PNS Bea Cukai ini hanya membayar Rp 20 Juta saja.
Beberapa kali diminta untuk melunaskan sisa uang pinjaman tersebut yenni terus mengelak. ” Dia terus mengelak kalau ditagih. Tapi yang paling membuat geram, ia(yenni,red) mengaku bahwa uang pinjaman tersebut diserahkannya kepada RK, salah
seorang PNS di Dinas Pendidikan Kota Batam,” terangnya.
Rosita sendiri bersama kuasa hukumnya, Viktor Siregar SH telah memasukkan gugatan kepada Yenni dan suaminya Id ke
Pengadilan Negeri Batam dengan tuduhan melakukan penipuan.(am)
KAI Logistik, melalui layanan pengiriman yang berfokus pada barang ritel yaitu KALOG Express, berhasil mengakomodasi…
Retail dengan banyak cabang sering mengalami ketidaksesuaian antara stok, transaksi kasir, dan laporan keuangan karena…
Seiring meningkatnya penggunaan AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity, semakin banyak perusahaan mulai…
Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan terus berlanjut seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap…
Partisipasi perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari…
Tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama Semester I Tahun 2026 (Januari–Juni) tercermin dari…
This website uses cookies.