Categories: BATAM

Gugatan Kargo Minyak MT Arman 114 Mulai Disidangkan, Concepto Screen Klaim Punya Bukti Kuat

BATAM – Gugatan perusahaan Lebanon Concepto Screen Sal Off-Shore terhadap Pemerintah Republik Indonesia cq Kejakasaan Agung RI cq Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau cq Kejaksaan Negeri Batam cq Jaksa Penuntut Umum dalam Perkara Pidana Nomor 941/Pid.Sus/2023/PN.Btm mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Batam, Kamis 11 September 2025 sekitar pukul 14.30 WIB.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Tiwik didampingi Hakim Anggota Dina Puspasari dan Vabiannes Stuart Wattimena ini beragendakan mendengarkan pembacaan gugatan dari Kuasa Hukum Concepto Screen Sal Off-Shore, Adv.Umar Faruk, S.H.

Sebelumnya, upaya mediasi antara Concepto Screen Sal Off-shore dengan Kejaksaan terkait kepemilikan kargo atau muatan Kapal MT Arman 114 yakni Light Cruide Oil(minyak mentah ringan) sejumlah 166,975.36 metrik ton resmi gagal.

Pembacaan putusan mediasi yang gagal digelar Rabu 20 Agustus 2025 lalu oleh Hakim Mediator Pengadilan Negeri Batam, Andi Bayu Mandala Putera Syadli.

Kuasa Hukum Concepto Screen Sal Off-Shore, Adv.Umar Faruk,S.H. menjelaskan bahwa terkait kepemilikan kargo minyak di kapal MT Arman 114 didasarkan pada argumen bahwa penggugat adalah pemilik sah dari muatan minyak tersebut.

“​Poin-Poin utama gugatan ini merupakan kasus perdata yang timbul setelah adanya putusan pidana yang merampas kapal dan kargonya untuk negara,”jelasnya kepada SwaraKepri, Jumat 12 September 2025.

Umar menegaskan poin yang menjadi dasar gugatan Concepto Screen Sal Off-Shore terkait kepemilikan Kargo minyak MT Arman 114.

“Concepto Screen mengklaim memiliki bukti-bukti kuat yang menunjukkan bahwa kargo minyak mentah ringan (Light Crude Oil) sebanyak 166.975,36 metrik ton yang berada di dalam kapal adalah milik mereka,”ujarnya. ​

Ia mengatakan bahwa barang bukti kargo atau muatan Kapal MT Arman 114 yakni Light Cruide Oil(minyak mentah ringan) sejumlah 166,975.36 metrik ton dalam perkara pencemaran lingungan Nomor941/Pid.Sus/2023/PN.Btm bukan milik terpidana Mahmoud Mohamed Abdelaziz Mohamed Hatiba (MMAMH), nahkoda Kapal MT Arman 114.

“Concepto Screen berargumen bahwa kejahatan (pencemaran lingkungan) dilakukan oleh nakhoda kapal, bukan oleh barang (kargo minyak),”tegasnya.

Kata dia, berdasarkan KUHAP, barang bukti yang bukan milik pelaku kejahatan harus dikembalikan kepada pemiliknya yang sah.

“​Gugatan ini juga menilai bahwa keputusan perampasan kargo dalam perkara pidana adalah keliru. Perlu ditegaskan bahwa kargo tersebut bersifat pasif dan tidak terlibat langsung dalam tindak pidana yang dilakukan oleh kru kapal,”terangnya.

Hal senada juga disampaikan Kuasa Hukum Concepto Screen Sal Off-Shore, Michael Tappangan, S.H. Ia menegaskan bahwa pemilik kargo MT Arman 114 adalah korban dari perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Kapten Kapal MT Arman 114.

“Pemilik Cargo adalah korban dari perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Kapten kapal MT.Arman. Korban yang harus dilindungi.
Indonesia adalah negara hukum,”tegasnya kepada SwaraKepri, Jumat 12 September 2025.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Sistem Pembayaran Non Tunai

PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional…

22 detik ago

Tao Tsuchiya Jadi Duta TOKYO LIGHTS 2026, Hadirkan 12 Karya Light Art Internasional

Komite Eksekutif Tokyo International Projection Mapping Award dengan senang hati mengumumkan bahwa TOKYO LIGHTS 2026,…

9 menit ago

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

Minat terhadap aset kripto terus meningkat, namun banyak investor pemula masih belum memiliki strategi yang…

1 jam ago

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur

Di banyak desa pesisir, penghidupan warga sangat bergantung pada musim dan cuaca. Ketika laut tenang,…

2 jam ago

Duluin Raih Startup Terbaik ASEAN, Siap Ekspansi Regional

Duluin, platform Earned Wage Access (EWA) asal Indonesia, meraih gelar Startup of the Year di…

2 jam ago

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia,…

2 jam ago

This website uses cookies.