Hak melakukan aborsi jadi salah satu isu kunci yang menjadi penentu arah pemilihan paruh waktu 8 November mendatang di Amerika Serikat. Hak konstitusional aborsi untuk warga AS dibatalkan Mahkamah Agung AS Juni lalu yang menyebabkan gelombang protes warga pendukung hak aborsi. Presiden Joe Biden berjanji mengembalikan hak akses ke aborsi jika partainya memenangi kontestasi legislatif mendatang.
Sumber: Voice of America
Jakarta (13/4) – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS),…
KAI Logistik mencatatkan kinerja yang impresif melalui layanan ritel andalannya, KALOG Express. Sepanjang Kuartal I…
BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 sebagai bentuk…
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
This website uses cookies.