Labirin pipa minyak mentah dan katup di Freeport, Texas, 9 Juni 2016. (Foto: Reuters/Richard Carson)
SK – Harga minyak dunia, Senin (26/9) kembali terkoreksi selama dua hari berturut-turut, dipicu oleh kekhawatiran timbulnya resesi yang akan membuat permintaan minyak mentah anjlok.
Pelaku pasar melihat kondisi resesi global yang mengkhawatirkan, yang dipicu oleh kenaikan suku bunga di seluruh dunia dan peningkatann mata uang dolar AS, dapat membatasi kemampuan konsumen non-dolar untuk membeli minyak mentah.
Minyak mentah Brent untuk November turun $1,35, atau 1,57 persen, menjadi $84,80 per barel. Kontrak turun hingga rendah di $84,51, terendah sejak 14 Januari.
Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), untuk pengiriman November turun $1,15, atau 1,46 persen, menjadi $ 77,59 per barel. WTI menurun serendah-rendanya $77,21, terburuk sejak 6 Januari.
Kedua kontrak merosot sekitar 5 persen pada Jumat (23/9).
Seorang petugas inspeksi memeriksa sebuah kapal tanker yang membawa minyak mentah impor di pelabuhan Qingdao di provinsi Shandong timur China, 9 Mei 2022. (Foto: AFP)
Indeks dolar naik ke level tertinggi selama 20 tahun pada Senin (26/9).
Mata uang dolar AS yang lebih kuat cenderung mengurangi permintaan minyak berdenominasi dolar karena pembeli yang menggunakan mata uang lain harus menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli minyak mentah.
Bank-bank sentral di berbagai negara yang mengkonsumsi minyak, termasuk konsumen minyak mentah terbesar di dunia AS, telah menaikkan suku bunga untuk memerangi inflasi yang melonjak yang menyebabkan keprihatinan bahwa pengetatan itu dapat memicu perlambatan ekonomi.
Page: 1 2
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
This website uses cookies.