JAKARTA – Sejalan dengan semangat peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun ini yang mengusung tema ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’, Bayer, perusahaan global di bidang kesehatan dan pertanian, mengajak masyarakat Indonesia untuk semakin memahami pentingnya peran keluarga bagi kehidupan anak.
Peran keluarga memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter, tumbuh kembang, dan kesejahteraan anak-anak yang tak boleh diabaikan. Sejalan dengan tujuan ini, Bayer memberikan dukungan pada edukasi perencanaan keluarga melalui situs Bicara Kontrasepsi.
Melalui inisiatif ini, diharapkan pengetahuan mengenai perencanaan keluarga semakin tersebar dan bermanfaat bagi keluarga Indonesia dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak mereka.
Saat ini, hampir sepertiga dari seluruh populasi di Indonesia terdiri dari anak-anak (0-17 tahun). Namun, disayangkan, tingginya jumlah populasi anak ini belum diimbangi dengan pemenuhan hak-hak mereka atas pengasuhan dan lingkungan, diantaranya untuk meningkatkan kompetensi dalam hal fisik, gizi, dan kesehatan anak. Di berbagai wilayah Indonesia, anak-anak masih menjadi kelompok yang rentan karena keterbatasan pemahaman orang tua dan masyarakat mengenai pemenuhan hak anak.
Ditemukannya kasus anak-anak yang mengalami masalah gizi buruk atau stunting, menjadi bukti nyata bahwa hak anak belum terpenuhi dengan baik. Menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dari Kementerian Kesehatan, pada tahun 2022, prevalensi balita stunting di Indonesia mencapai 21,6%.
Stunting memiliki dampak serius bagi anak-anak, bukan hanya pada persoalan tinggi badan, tetapi juga dapat mempengaruhi perkembangan otak mereka. Hal ini berdampak pada kemampuan belajar, pertumbuhan mental dan meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit kronis.
Oleh karena itu, menyambut kehadiran buah hati dalam keluarga memerlukan perencanaan yang matang. Ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan seperti kesiapan orang tua dalam hal kesehatan, finansial, psikologi, dan edukasi guna memastikan hak-hak anak terpenuhi dengan baik.
Dengan melakukan perencanaan keluarga yang matang, orangtua dapat lebih siap menghadapi peran tersebut, sehingga hak-hak anak bisa terjamin dan anak-anak dapat berkembang secara optimal untuk mencapai potensinya.
“Dalam semangat Hari Anak Nasional, kami ingin menyoroti betapa pentingnya perencanaan keluarga dan dampaknya bagi kehidupan anak, keluarga, dan masyarakat,” ujar dr. Dewi Muliatin Santoso, Head of Medical Department of Bayer Pharmaceutical.
Page: 1 2
Kesadaran akan pentingnya kemandirian finansial telah mengalami pergeseran besar dalam beberapa tahun terakhir, terutama di…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi…
LRT Jabodebek lakukan sosialisasi Medical Check Up 2026 untuk memastikan pekerja sehat dan siap menjalankan…
Harga emas global memasuki pekan ini dengan potensi volatilitas yang tinggi, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara…
Jakarta (13/4) – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS),…
KAI Logistik mencatatkan kinerja yang impresif melalui layanan ritel andalannya, KALOG Express. Sepanjang Kuartal I…
This website uses cookies.