Categories: HUKRIM

Imigrasi Batam Diduga Tangkap Lepas WNA asal Malaysia

BATAM – Imigrasi Kelas I khusus Batam diduga melakukan tangkap lepas seorang Warga Negara Asing(WNA) asal Malaysia berinisial R, Rabu(16/3/2016) siang.

 

Informasi yang diperoleh dilapangan, R diamankan petugas saat menjalani wawancara untuk permohonan paspor di Kantor Imigrasi Batam. Setelah diamankan dan diinterogasi di bagian Wasdakim, R kabarnya telah dilepaskan.

 

“WNA itu diamankan petugas saat wawancara, setelah itu diinterogasi di bagian Wasdakim,” ujar narasumber AMOK Group yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Kamis(17/3/2016) sore.

 

Dia mengatakan WNA asal Malaysia tersebut mengurus paspor di Imigrasi Batam menggunakan jalur pemohon langsung atau YBS(istilah di Imigrasi Batam,red) dan diduga dibantu salah satu oknum petugas Imigrasi.

 

“Berkasnya lewat jalur YBS, kabarnya berkas WNA itu ada rekomendasi dari oknum pejabat Imigrasi,” ujarnya.

 

Dikatakannya peristiwa diamankannya WNA itu tidak berselang lama dengan adanya peristiwa pencurian di ruang pelayanan paspor Imigrasi Batam.

 

“Saat kejadian itu sempat heboh mas, soalnya saat itu ada juga peristiwa pencurian,”jelasnya.

 

Kabid lalintuskim Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Sugeng Hartanto ketika dikonfirmasi mengakui pihaknya mengamankan seorang WNA hari Rabu(16/3) siang.

 

“Iya betul,” ujar Sugeng saat ditanyakan apakan benar petugas Imigrasi berinsial FD yang mengamankan WNA tersebut.

 

Ditanya soal adanya dugaan rekomendasi pada berkas permohonan milik WNA tersebut, dengan tegas Sugeng langsung membantahnya.

 

“Tandatangan dari mana? Aku yang nangkep, gimana sih? Itu tidak ada rekomendasi om. Itu salah informasi, sekarang ke Wasdakim saja kalau mau,” ujarnya sambil mengajak AMOK Group ke bagian Wasdakim.

 

Hal senada juga dikatakan Kasi Pengawasan Keimigrasian(Waskim) Imigrasi Batam, Hamdan M Al-Amin. Ia mengakui adanya WNA asal Malaysia yang diamankan petugas.

 

“Bukan penangkapan, tapi pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya sambil mengaku tidak bersedia menyebutkan nama lengkap WNA tersebut.

 

Dia mengatakan saat WNA tersebut diamankan, petugas tidak menemukan adanya berkas permohonan paspor atas nama WNA tersebut.

 

“Berkasnya itu tidak ada, emang belum mohon dia,” katanya.

 

Menurut Hamdan, alasan diamankannya WNA tersebut karena sudah dicurigai petugas. “Dia kita panggil ke dalam, ditanya kamu mau apa?,” jelasnya.

 

Dia juga mengatakan bahwa saat ini WNA tersebut masih berada di Batam dan menginap di salah satu Hotel, dan masih dalam pengawasan Imigrasi Batam.

 

“Kami bukan melepasnya, tapi melakukan pemeriksaan lebih lanjut, dia menginap di Hotel. Kita terus awasi, penjaminnya ada seorang wanita,” jelasnya.

 

Menurutnya WNA tersebut mengaku telah ditipu oleh seseorang dan saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran.

 

“Dia datang kesini diarahkan oleh seseorang, dia mengira bisa perpanjang izin tinggal, dan orang itu masih dalam pengejaran kami,”jelasnya.

 

Dikatakan Hamdan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari pimpin terkait status WNA tersebut.

(red/dro/jef)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

Harga emas global memasuki pekan ini dengan potensi volatilitas yang tinggi, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara…

31 menit ago

Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global

Jakarta (13/4) – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS),…

2 jam ago

KALOG Express Distribusikan 820 Ribu Barang Sepanjang Kuartal I 2026

KAI Logistik mencatatkan kinerja yang impresif melalui layanan ritel andalannya, KALOG Express. Sepanjang Kuartal I…

2 jam ago

BRI Region 6 Ikuti Pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 Bersama Insan Pers Nasional

BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 sebagai bentuk…

8 jam ago

Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region

BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…

16 jam ago

Eksepsi Ditolak, Sidang Perkara Dju Seng Lanjut ke Pembuktian

BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…

18 jam ago

This website uses cookies.