Categories: BATAMBISNIS

Implementasi Intraday Short Selling di BEI, Peluang dan Tantangan

JAKARTA – Short Selling merupakan transaksi penjualan Efek dengan kondisi Efek tersebut tidak dimiliki oleh penjual pada saat transaksi dilaksanakan. Strategi investasi ini memungkinkan investor menjual saham yang belum dimiliki dengan harapan ketika harga saham tersebut turun dapat dibeli kembali dengan harga lebih rendah untuk mendapatkan keuntungan. Transaksi short selling dapat dimanfaatkan pada saat market sedang turun (bearish).

Praktik ini sudah lazim di berbagai bursa dunia dan sering digunakan oleh investor profesional untuk melakukan lindung nilai (hedging) terhadap risiko pasar atau sebagai bentuk profit management. Dalam ekosistem pasar modal, short selling berperan penting dalam menciptakan efisiensi harga.

Dengan adanya mekanisme ini, harga saham diharapkan lebih mencerminkan nilai fundamentalnya karena investor dapat mengoreksi harga saham yang dinilai terlalu tinggi secara organik.

Jadi, keuntungan dari transaksi short selling adalah mendapatkan potensi keuntungan meskipun pasar sedang bearish, meningkatkan likuiditas dan melindungi nilai portofolio, dan membentuk fair price discovery. Namun harus diwaspadai risiko yang menyertainya, yaitu pergerakan harga yang tidak sesuai ekspektasi, dan potensi gagal serah efek.

Ada dua fasilitas yang disiapkan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk nasabah bisa melakukan short selling, yaitu Reguler Short Selling (SS) dan Intraday Short Selling (IDSS).

IDSS adalah transaksi short selling yang penyelesaian posisinya dilakukan pada Hari Bursa yang sama (net off position pada akhir hari). Dengan kata lain, investor harus melakukan transaksi jual dan beli dalam satu Hari Bursa yang sama dan tidak diperkenankan membawa posisi short selling tersebut hingga hari perdagangan berikutnya.

Sedangkan Reguler Short Selling, penyelesaian posisinya dapat dilakukan di Hari Bursa berikutnya, sehingga investor perlu meminjam saham. Ketika harga saham yang di-short selling turun, investor membeli kembali saham tersebut dengan harga lebih rendah, dan saham dikembalikan kepada pemberi pinjaman.

Pada skema IDSS dan Reguler Short Selling tersebut, investor berpotensi mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan beli.

Di BEI, fasilitas short selling hanya dapat dilakukan pada saham yang masuk dalam daftar Efek yang Dapat Ditransaksikan secara Short Selling (Daftar Efek Short Selling/DESS).

Hanya saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi besar yang dapat diperdagangkan secara short selling. Kriteria investor yang dapat melakukan transaksi short selling juga ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan tidak diperuntukkan untuk investor pemula.

Implementasi short selling di BEI dilakukan secara bertahap untuk memastikan stabilitas pasar. BEI telah melakukan simulasi dan pengujian sistem short selling untuk mengidentifikasi potensi risiko.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

11 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

15 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

17 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

17 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

17 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

18 jam ago

This website uses cookies.