PAPUA-Pimpinan Kelompok Kriminal Beresenjata (KKB) Iris Murib ditangkap setelah buron hampir empat tahun. Dia diamankan sebelum hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka 1 Desember 2019 mendatang.
Iris Murib dianggap menjadi salah seorang pimpinan OPM yang menyerang Polsek Sinak, pada Desember 2015. Tiga anggota polri, dan satu anggota OPM meninggal karena kontak senjata.
“Peran Iris Murib adalah eksekutor yang melakukan penembakan terhadap empat anggota Polsek Sinak dengan menggunakan senjata laras panjang,” ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal dalam keterangan tertulis, Jumat (22/11/2019).
Tim gabungan Polda Papua dan Polres Mimika menangkap Iris pada Kamis (21/11), sekitar pukul 14.21 WIT. Iris sedang duduk di dalam honay (rumah adat Papua) bersama dengan 6 orang laki-laki dengan memegang senjata tajam berupa parang dan kampak pada saat diamankan.
“Sempat melakukan perlawanan, tetapi Iris Murib berhasil diamankan. Selanjutnya Iris Murib di bawa ke Mapolres Mimika untuk proses hukum lebih lanjut. Kasus ini telah ditangani oleh tim gabungan Polda Papua dan Polres Mimika,” tutur Kamal.
Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan Iris keluar dari persembunyian karena mencari pasokan bahan makanan. Paulus menduga, kelompok Iris juga merencanakan penyerangan.
“Dia turun dari gunung untuk mencari dukungan pasokan bahan makanan untuk kelompoknya. Selain itu, dia juga tengah mengumpulkan amunisi, tapi kita masih dalami, yang rencana untuk kelompoknya untuk aksinya,” kata Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw di Mapolres Mimika, Sabtu (23/11).
Sumber: Detik.com
JAKARTA - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) pada perayaan Idulfitri 1446 Hijriah memberitahukan…
RIAU - Sidang gugatan dan klaim PTPN IV regional III sebesar Rp140 Miliar terhadap Koperasi…
LINGGA – Dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus, sebuah gerakan sosial bernama Jumat Pagi…
RIAU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Siak Hulu H. Azmi Tamin Aminullah resmi…
BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…
KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…
This website uses cookies.