Presiden Joko Widodo mengatakan cara berpakaian itu merupakan pilihan pribadi.
Pernyataan itu disampaikan oleh Jokowi menanggapi polemik penggunaan cadar atau niqab di institusi pemerintahan yang direncanakan oleh Menteri Agama yang baru saja dilantik, Fachrul Razi.
“Kalau saya ya yang namanya cara, cara berpakaian, cara berpakaian itu kan sebetulnya pilihan pribadi-pribadi, pilihan personal atau kebebasan pribadi setiap orang,” kata Jokowi kepada jurnalis di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/11/2019).
Kendati demikian, Jokowi mengatakan apabila sebuah institusi memiliki aturan maka ketentuan di sebuah institusi harus dipatuhi.
Seperti diketahui, Menteri Agama Fachrul Razi menyampaikan rencana pemerintah untuk melarang penggunaan niqab atau cadar untuk masuk ke instansi milik pemerintah. Hal tersebut, kata mantan Wakil Panglima TNI ini, karena alasan keamanan usai penusukan mantan Menko Polhukam Wiranto.
Fachrul mengatakan rencana itu masih dalam kajian. Namun, aturan itu sangat mungkin direkomendasikan oleh Kementerian Agama atas dasar alasan keamanan.
Sumber: Bisnis.com
Editor: Rumbo
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.