Categories: NASIONAL

Jokowi: Tolong Dicatat, Tidak ada Visi Misi Menteri!

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan bahwa menteri tidak boleh memiliki visi dan misi sendiri dalam menjalankan tugasnya. Semuanya harus bekerja dengan mengacu kepada visi misi milik presiden dan wakil presiden.

Jokowi mengatakan itu dalam Sidang Kabinet Paripurna pertama bersama menteri dan sejumlah petinggi lembaga negara. Sidang dihelat di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

“Yang pertama, ini perlu saya ulang bahwa tidak ada visi misi menteri,” tutur Jokowi.

Jokowi ingin para menteri mencatat ucapannya itu. Dia berharap semua menteri benar-benar menjalankan tugasnya sesuai dengan visi misi presiden dan wakil presiden.

“Yang ada adalah visi misi presiden-wakil presiden. Jadi tolong dicatat,” imbuhnya.

Jokowi juga meminta para pembantunya untuk tidak ribut setelah rapat dilakukan. Jika sudah ada keputusan yang diambil dalam rapat, lanjutnya, tidak boleh ada lagi yang berdebat.

“Silakan ramainya di dalam rapat. Mau debat di dalam rapat saya dengarkan, tapi kalau sudah diputuskan, dengan segala risiko harus kita laksanakan,” kata Jokowi.

“Jadi dalam setiap rapat, baik paripurna, terbatas atau internal ada payung hukum, kalau sudah diputuskan dalam rapat, jangan sampai di luar masih diributkan lagi,” lanjutnya.

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin telah mengumumkan menter-menterinya dalam Kabinet Indonesia Maju pada Rabu kemarin (23/10). Menteri yang ditunjuk berasal dari berbagai kalangan.

Dari mulai kader partai politik hingga akademisi. Sebanyak 22 menteri berasal dari partai politik da 16 dari kalangan profesional. Gerindra, yang selama ini menjadi rival Jokowi juga diberikan jatah 2 kursi menteri.

Ada menteri lama yang kembali dipercaya Jokowi. Di antaranya Mensesneg Pratikno, Menlu Retno Marsudi, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Mendagri Tjahjo  Kumolo juga kembali dipercaya dengan jabatan baru yakni Menpan-RB. Begitu juga dengan Muhadjir Effendy yang kini menjabat sebagai Menko-PMK. Agus Gumiwang, mantan Mensos, kini dipercaya sebagai Menteri Perindustrian.

Ada pula menteri yang tidak kembali dipilih Jokowi. Misalnya, Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menkopolhukam Wiranto, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menristekdikti Muhamad Nasir.

Sesaat setelah mengenalkan para menteri, Jokowi mengingatkan untuk pertama kali bahwa menteri tak boleh membawa atau menjalan visi pribadinya. Dia menekankan tugas para menteri adalah mewujudkan visi dan misi presiden dan wakil presiden.

Usai dilantik oleh Jokowi, para menteri melaksanakan serah terima jabatan dengan menteri yang lama. Jokowi lalu meminta para pembantunya itu agar langsung bekerja.

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini disadur dari https://m.cnnindonesia.com/nasional/20191024110205-32-442468/jokowi-tegaskan-lagi-tak-ada-visi-misi-menteri

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

ARBA Produk Asli Anak Bangsa Yang Merubah Standar Industri Hospitality: Dari Sekadar Okupansi ke Mesin Profit Berbasis Sistem

“Kami Tidak Hanya Mengelola Hotel. Tapi Kami Menciptakan Ekosistem.” — ARBA Perkenalkan MANTRA & CADABRA…

8 jam ago

Startup Fintech Indonesia Duluin Raih Startup of the Year di ASEAN, Kini Bidik Ekspansi Vietnam dan Kamboja

Startup teknologi finansial asal Indonesia, Duluin, meraih penghargaan “Startup of the Year” dalam ajang Startup…

8 jam ago

Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil

Dinamika pasar keuangan sering kali diwarnai oleh periode ketidakpastian yang dipicu oleh krisis ekonomi, gejolak…

20 jam ago

Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional

Kisah inspiratif datang dari seorang pemuda asal Garut, Ghazi Abdullah Muttaqien, yang berhasil menorehkan prestasi…

21 jam ago

Perkuat Struktur Pendanaan, BRI Finance Targetkan Penerbitan Obligasi pada Semester II-2026

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus menyiapkan langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan bisnis…

22 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 75ribu Pelanggan Selama Libur Panjang May Day, Okupansi KA Capai 107,3%

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kinerja positif selama periode libur…

22 jam ago

This website uses cookies.