LINGGA – Program Jaksa Masuk Sekolah yang digagas Kejaksaan Agung Republik Indonesia akan terus dikembangkan dengan inovasi baru yakni Jaksa Masuk Pesantren.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lingga, Puji Triasmoro saat dijumpai di ruang kerjanya pada Kamis (18/1/2018).
Ia mengatakan, tahun 2018 pihaknya fokus melakukan pendekatan kepada pelajar dan santri melalui program Jaksa Masuk sekolah dan Pesantren.
”Program ini dilakukan untuk memberikan pendidikan hukum sejak dini, kita juga akan memberikan pencerahan hukum kepada siswa dan para guru. Apalagi kejahatan hukum di negeri ini semakin meningkat,” ujarnya.
Ditambahkan Kajari, program ini juga akan menanamkan nilai-nilai kejujuran, sehingga para siswa setelah lulus niscaya menjadi generasi penerus yang handal, berintegritas dan sadar hukum.
“Para siswa nantinya akan menerima penjelasan hukum terkait kejahatan korupsi, terorisme, narkoba serta kejahatan teknologi,” tegasnya.
Penulis : CR 14
Editor : Roni Rumahorbo
Yamaha Grand Filano belakangan ramai diperbincangkan di TikTok. Menariknya, mayoritas konten yang masuk ke beranda…
Sinking fund adalah metode menyisihkan uang secara bertahap untuk kebutuhan yang sudah diperkirakan akan datang…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki…
Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengunjungi jajaran Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR…
Di tengah dinamika suku bunga dan nilai tukar yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam membeli rumah,…
Oleh Dr. Manish Shrivastava* Jakarta — Jauh sebelum ada kedutaan besar, kunjungan kenegaraan, atau perjanjian diplomatik, hubungan…
This website uses cookies.