Categories: RIAU

Ketua KOPSA-M Ungkap Kronologi Persoalan Petani Sawit di Kampar dengan PTPN IV

RIAU – Ketua Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (KOPSA-M) Desa pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Nuriswan mengungkapkan kronologi persoalan yang dihadapi KOPSA-M Bersama para petani sawit dengan pihak PTPN IV Regional III.

Ia mengatakan, bahwa ada lahan FUSO atau gagal tanam akibat dari lalainya atau tidak adanya uji kelayakan teknis lahan. Kata dia PTPN tidak serius dalam survei lahan di tahap awal dulunya, sehingga topografi rendah juga dipaksa untuk menanamnya.

“PTPN dari awal memang tidak matang dalam kajian ini dan menangani hal ini,”ujarnya kepada SwaraKepri usai RDP di Komisi II DPRD Riau, Senin 10 Februari 2025.

Ia mengaku belum pernah melihat dokumen tentang pengunaan dana Rp140 Miliar dari awal hingga sekarang.

“Dokumen menganai hutang tersebut sedikitpun tidak ada kami lihat, tapi ujuk-ujuk waktu itu mereka meminta tanda tangan kepada pengurus sebelumnya pada tahun 2013,”ungkapnya.

Menurut Nuriswan, Ketua KOPSA-M sebelumnya juga tidak ada penrnah melakukan serah terima dokumen kepada pengurus saat ini.

“Pengurus KOPSA-M sebelumnya(MS) pernah melakukan Rapat Anggota Luar Biasa(RAL) yang agendanya memilih pengurus dan pengawas serta melakukan sinkronisasi keanggotaan. Tetapi Tetapi dibalik itu membuat berita acara yang menyatakan bahwa anggota Koperasi sepakat untuk pengajuan hutang dan anggota siap untuk menggadaikan kebunnya serta anggota siap untuk tidak di konversi kebunnya sampai lunas.

Akibat dari berita acara yang dibuat oleh pengurus KOPSA-M sebelumnya, 825 orang petani terjerat dalam masalah hutang yang di klaim PTPN IV Regional III.

Meski demikian, Nuriswan juga menduga bahwa oknum di PTPN juga terlibat karena telah menggunakan dokumen yang jelas-jelas dipalsukan keterangan di dalamnya.

Ia menegaskan bahwa para petani tidak pernah menandatangani berita acara pengakuan utang tersebut.

“Mereka (petani) tidak pernah menandatangani pernyataan tersebut dalam bentuk apapun. Hal itu sangat jelas sekali,’ujarnya.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

55 menit ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

3 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

6 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

8 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

8 jam ago

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…

8 jam ago

This website uses cookies.