Categories: HeadlinesPOLITIK

Kisruh Nomor Urut Bacaleg : Idawati Nursanti Mengaku Sering Diteror

BATAM www.swarakepri.com : Kisruh perebutan nomor urut Bakal Calon Legislatif(Bacaleg) di Batam terus memanas. Para Bacaleg tetap ngotot untuk mendapatkan nomor urut yang diinginkan. Bahkan demi mewujudkan nomor urut yang dianggap favorit aksi teror kepada bacaleg lainpun dilakukan.

Hal tersebut dikatakan Idawati Nursanti, Anggota DPRD Kota Batam kepada swarakepri, Jumat(26/4/2013). Menurut Bacaleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk Pemilu Legislatif 2014 ini dalam beberapa hari menjelang pendaftaran mengaku sering mendapatkan teror yang bernada mengancam dan melecehkan dari rekan satu partainya.

”Di hape saya berserak SMS teror Mas, ada yang melecehkan saya di dalam SMS tersebut,”Ungkapnya

Hingga sekarang ia mengaku tetap mendapatkan teror melalui SMS itu. Namun ia tidak ambil pusing dengan hal itu. Ia lebih memikirkan bagaimana cara dan strategi supaya menang untuk pemilihan pada tanggal 9 April 2014 mendatang.

Kendati demikian ia telah mengetahui siap yang meneror dirinya hingga melecehkannya melalui via SMS tersebut. Ia mengaku yang menerornya adalah teman separtainya sendiri yang sejak lama telah iri kepadanya.

”Saya tau siapa orangnya, mereka teman satu partai saya juga. Di sms dibilangnya soal nomor urut”Hei tante, kasian banget lo tidak dapat nomor cantik (9 red), nomor sepatu gue aja”bunyi sms tersebut,”ungkapnya

Sebenarnya ternyata Idawati yang juga seorang dokter tersebut menginginkan nomor urut dua atau nomor alternatif sebagai nomor cantik dikatakannya nomor 9. Tapi itikat dari ketua partai sendiri tidak baik.

Ia telah berfirasat kalau ia tidak akan mendapat nomor urut yang di inginkannya. Karena ada musuhnya sendiri dalam perebutan nomor urut tersebut. Jadinya dari dua nomor pilihan 2 dan 9 ia dikasih nomor urt 8. “Saya tau permainan teman sesama partai saya. Saya sudah punya feeling kalau mereka akan memberikan saya ke no urut 8,”ujarnya

Demi Harga Diri Saya Akan Tetap Perjuangkan Nomor Urut 3

Selain itu, Idawati tidak menerima kalau dirinya mendapatkan nomor urut 8. Karena ia beranggapan kalau itikat beberapa oknun dari partainya tidak menginginkan dia maju lagi. Namun ia tetap berkomitmen akan tetap maju meski banyak pihak yang ingin menjegalnya.

Kendati demikian dikatakannya, kalau secara partai ia menerima dengan lapang dada ditetapkannya ia di nomor urut 8. Namun dari harkat dan martabat, ia mengaku tidak bisa menerima hal itu. Ia akan tetap mengusahakan nomor urut tiga.

Jadi demi harkat dan harga dirinya, Ida menjelang tanggal 22 Mei batas penetapan nomor urut akan mengusahakan agar ia mendapatkan nomor urut 3. Seandainya tidak mendapatkan dukungan dari teman-teman partainya, Ida akan menggunakan alternatif lain yang dianggapnya ampuh.

“Saya yakin akan dapat nomor urut 3. Jika tidak bisa dengan cara persuasif, saya telah memikirkan cara lain. Tapi itu rahasia saya donk,”tandasnya.(kelana)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Perkuat Komitmen Keberlanjutan, SUCOFINDO Dukung Aksi “Mageri Segoro” di Jawa Tengah

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas…

23 menit ago

BRI Finance Catatkan Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34 Persen

Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…

24 jam ago

Lebih dari 1 juta Ton Barang Diangkut via Kereta Kontainer, Setara Mengurangi Pergerakan Hampir 60 Ribu Truk di Jalan Raya

Pada Mei 2026, KAI Logistik berhasil mencatatkan kinerja keseluruhan angkutan barang dengan volume sebesar 1.658.622…

1 hari ago

UU P2SK Resmi Disahkan, Nasib Industri Kripto RI Bakal Berubah?

Pengesahan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau UU P2SK dinilai menjadi momentum penting…

1 hari ago

Perjalanan Irham Mengembangkan Diri di BINUS @Bandung

Dalam proses pendidikan tinggi, pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya terbatas pada pembelajaran akademik di…

1 hari ago

BINUS Dorong Pasar Bunga Rawa Belong Jadi Destinasi Florikultura

BINUS University terus memperkuat revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong sebagai pusat florikultura terbesar di Asia…

1 hari ago

This website uses cookies.