BATAM – Kontingen Polda Kepri yang telah ikut mensukseskan pemecahan rekor dunia selam di Manado disambut di Bandara Hang Nadim, Batam, Senin(5/8/2019) pukul 14.00 WIB.
Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga seperti siaran pers yang diterima swarakepri.com, Senin(5/8/2019) sore.
Erlangga mengatakan, penyambutan kontingen selam Polda Kepri tersebut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, pejabat utama Polda Kepri, pengurus Bhayangkari Daerah dan personel Polda Kepri.
Pada kesempatan tersebut, Wakapolda Kepri menyampaikan kebanggan dan Terimakasih atas prestasi yang telah ditorehkan oleh 31 Polda Kepri yang terdiri dari 22 anggota Polri dan 9 Bhayangkari dalam pemecahan 3 rekor dunia yang membanggakan Indonesia.
Seperti diketahui, pada kegiatan yang diselenggarakan oleh WASI (Wanita Selam Indonesia) tersebut, 3 Rekor Dunia berhasil dipecahkan antara lain, rekor penyelaman massal terbanyak (Most People Scuba Diving) dengan 3.131 peserta, rekor rangkaian manusia terpanjang dibawah air (Longest Human Chain Underwater) dan rekor pembentangan Bendera terbesar dibawah air (Largest Unfurled Flag Underwater) sepanjang 1.014 Meter.
Pemecahan rekor dunia selam ini bukan hanya sebagai kebanggaan bangsa, namun juga untuk mempromosikan keindahan laut Indonesia ke dunia internasional dengan tujuan menjadikan Indonesia tujuan wisata laut.**
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.