YOGYA – Korban dugaan penipuan perjalanan umroh yang dilakukan PT Hasanah Magna Safari atau HMS terus bertambah.
“Pada hari Kamis 23 Januari 2025, dari pukul 08:00 sampai 17:00 WIB posko pengaduan menerima satu aduan langsung dengan jumlah korban 49 orang dengan kerugian Rp1,5 Miliar. Selain itu posko juga menerima tiga aduan dari masyarakat melalui pesan WhatsApp,” kata Kasubdit Penmas Bidhumas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih, Jumat 24 Januari 2025.
Lebih lanjut Verena mengatakan, pengaduan ke posko datang Jawa Timur, Jawa Barat dan Kalimantan Timur.
Menurut Verena, pengaduan yang dari Jawa Timur dengan korban 29 orang. Mereka rencana akan diberangkatkan umroh pada bulan Ramadan 2025 dengan total kerugain sekitar Rp602 juta.
Untuk, pengaduan yang dari Jawa Barat jumlah korban 2 orang.
“Yang dari Jawa Barat ini rencannaya akan diberangkatkan umroh pada bulan Desember 2024 dengan kerugian sekitar Rp68 juta,” urainya.
Verena menambahkan, aduan juga datang dari warga di Kalimantan Timur dengan korban 3 orang.
“Mereka akan diberangkatkan umroh pada bulan November 2024 dengan kerugian sekitar Rp96 juta,” terangnya.
Sehingga sampai saat ini, lanjut Verena, terdapat empat aduan yang masuk ke posko di Mapolda DIY dengan total korban sebanyak 83 orang dengan total kerugian Rp2,266,000,000.
Dirinya berharap, masyarakat dapat mengadukan ke posko baik sebagai korban atau jika mengetahui aset milik tersangka.
“Bagi yang ingin datang ke posko kami persilahkan mulai pukul 09:00 sampai 17:00 WIB. Namun, masyarakat dapat juga menghubungi posko pengaduan di hotline WhatsApp dengan omor 085891486496 dan 0895352060598,” demikian Verena./WT
Lokasoka memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional dengan menggandeng ratusan UMKM lokal untuk menghadirkan koleksi hampers…
Kedutaan Besar India di Jakarta menyelenggarakan perayaan Hari Republik India ke-77 di JW Marriott Hotel…
Direksi PT Reska Multi Usaha (KAI Services) menggelar pertemuan bersama komunitas pengguna KRL di Loko…
JAKARTA — Hubungan India dan Indonesia semakin menunjukkan relevansi strategisnya di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.…
BATAM - Tanah hasil pemotongan(Cut) bukit di Kawasan Jalan Hang Kesturi, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa,…
Bogor - Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus mendorong penguatan budaya keberlanjutan…
This website uses cookies.