Categories: BATAM

Kuasa Hukum Beberkan Dugaan Motif Pengeroyokan DJ Stevane di First Club Batam

BATAM – Kuasa Hukum DJ Stevane dari Amhemia Law Office, Juni Ardi Tanjung didampingi Dedi Andika Lubis dan Fahril Hidayat mengungkapkan kronologi peristiwa pengeroyokan yang dialami oleh DJ Stevane di First Club Batam, pada Sabtu 7 Juni 2025 sekitar pukul 01.40 WIB.

Juni Ardi mengatakan, peristiwa pengeroyokan pada Sabtu dini hari merupakan buntut dari adanya kesalahapaham antara DJ Stevave dengan DJ Misa(WNA terduga pelaku) pada Rabu 4 Juni 2025.

“Permasalahan awal kejadian pengeroyokan yang dialami klien kami ini bermula pada hari Rabu(4/6). Saat itu klien kami tengah bermain DJ di salah satu ruangan KTV yang ada di First Club. Permasalahan awalnya karena salah faham. DJ Misa tersinggung karena klien kami pulang, padahal saat itu klien kami sudah lewat jam kerja,”ujarnya kepada SwaraKepri di Batam Center, Minggu 8 Juni 2025.

Kata dia, kejadian tersebut berlanjut pada har Jumat 5 Juni 2025 sekitar pukul 23.35 WIB.

“Setelah selesai perform(DJ), klien kami dipanggil salah satu pengunjung pria berinisial A untuk mendatangi sofa VIP Nomor 7 dan 8 First Club Batam. Klien kami datang, saat mendatangi pengunjung pria berinisial A tersebut, klien kami diminta untuk meminta maaf kepada DJ Misa menggunakan bahasa Mandarin,”jelasnya.

Namun kata dia, DJ Misa tidak terima(permintaan maaf) dari korban dan terjadilah peristiwa penganiayaan awal di Sofa VIP Nomor 7 dan 8 First Club Batam.

“Sempat dipisahkan oleh sekuriti. Namun pada sekitar pukul 02.00 (sabtu dinihari) saat klien kami mau pulang dan berada diparkiran, penganiayaan kembali dilakukan oleh empat Warga Negara Asing tersebut,”jelasnya.

Menurut dia, setelah peristiwa penganiayaan tersebut, diduga tidak ada itikad baik dari pihak First CLub Batam untuk membawa DJ Stevane ke Rumah Sakit, hingga akhirnya korban membuat keputusan untuk melapor ke Polsek Lubuk Baja.

“Setelah klien kita membuat laporan ke Polsek Lubuk Baja, pihak Polsek Lubuk Baja merespon cepat, dan pada Sabtu(7/6) pagi 3 dari 4 pelaku berhasil diamankan di Pelabuhan Harbour Bay Batam.

Salah Satu Terduga Pelaku Dikabarkan Kabur ke Luar Batam 

Terkait satu dari tiga terduga pelaku yang belum diamankan Kepolisian, Juni Ardi mengatakan bahwa pelaku dengan nama panggung DJ Misa diduga sudah kabur ke luar Batam.

“Informasi yang kami dapat, salah satu dari terduga pelaku sudah kabur sebelum ketiga pelaku lainnya diamankan oleh Polsek Lubuk Baja,”ujarnya.

Menurut Juni Ardi, saat ini aparat Kepolisian Polsek Lubuk Baja masih berupaya untuk mengamankan DJ Misa.

“Sejauh ini pihak Polsek Lubuk Baja masih melakukan penyelidikan. Tadi(Minggu) kami juga berkoordinasi dengan penyidik, penyidik mengatakan masih memburu DJ Misa. Untuk proses lebih lanjut, bisa ditanyakan langsung ke pihak Kepolisian,”pungkasnya.

Saat berita ini diunggah, SwaraKepri masih berupaya melakukan konfirmasi ke Polsek Lubuk Baju terkait perkembangan penyelidikan kasus ini.RD

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Polisi Bantu Imigrasi Ungkap Kasus Scam Trading Libatkan 210 WNA di Apartemen Batam

BATAM - Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau(Kapolda Kepri), Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan bahwa tim…

1 jam ago

Imigrasi Dalami Keterlibatan WNI di Kasus Scammer Trading di Apartemen Batam

BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga…

7 jam ago

Liberta Hotel International Hadir di Belajaraya 2026, Dorong Ruang Interaksi Kreatif dan Kolaborasi Komunitas

Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…

8 jam ago

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

1 hari ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

1 hari ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

1 hari ago

This website uses cookies.