BATAM – Satu pekerja tewas dan tiga lainnya terluka dalam ledakan di area PT National Industrial Gases Indonesia (NIGI) Kawasan Bintang Industri II Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam.
Ledakan terjadi pada Selasa (5/5/2020) siang kemarin, disebut-sebut bersumber dari tumpukan silinder tabung CO2 di area workshop maintenance.
Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan, pihaknya sampai kini masih menyelidiki pemicu ledakan laka kerja ini. Petugas masih olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)
“Belum ditemukan (pemicu), untuk informasi lebih lanjut mohon tunggu hasil olah TKP,” kata AKBP Purwadi Wahyu saat dihubungi, Rabu (6/5/2020).
Sementara itu Humas RSUD Embung Fatimah Batam, Novita membenarkan kalau ada empat korban pekerja PT NIGI yang ditangani oleh pihaknya.
“Satu meninggal, satu dirawat, dan dua sudah pulang setelah mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), kata Novita saat dihubungi.
Korban yang meninggal berinisial FYS, sementara untuk korban yang masih dirawat berinisial MW. Saat ini kondisinya tergolong stabil setelah menjalani operasi.
“Saat ini pasien kondisi stabil setelah operasi ada patah tulang di bagian tangannya,” tutupnya.
(Elang)
PT Metropolitan Land Tbk dengan kode emiten MTLA menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…
Libur panjang sering dianggap sebagai periode yang menguntungkan bagi pelaku usaha. Aktivitas masyarakat meningkat, pusat…
BATAM – Sebuah perusahaan manufaktur asal Tiongkok tengah menjadi sorotan publik akibat pemberlakuan jam kerja…
Memperingati Hari Idul Adha 1447 Hijriah, PT SUCOFINDO (PERSERO) melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban secara…
Dalam upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antarpekerja, manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar kegiatan…
BATAM - Kepala Badan Pendapatan Daerah(Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah menegaskan bahwa PT Kerabat Budi…
This website uses cookies.