BATAM – Ratusan warga dari 76 Kepala Keluarga di RT 04/04, Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubuk Baja, Batam terpaksa melewati malam perayaan tahun baru 2020 di tenda pengungsian.
Pasalnya, rumah mereka tak bisa dipakai karena sebagian hancur dan hampir roboh akibat peristiwa amblasnya gunungan tanah timbunan proyek di lokasi tersebut pada, Minggu (29/12/2019) lalu.
“Tak ada tahun baru dek, orang pergi kesana kemari kami tidur tenda,” ujar Wirda, salah seorang warga pengungsi saat ditemui di lokasi, Selasa (31/12/2019).
Ibu rumah tangga itu menuturkan, bisanya warga merayakan malam pergantian tahun dari rumah panggung tepi lautnya, atau dari pasar sembari mendengar suara lalu lalang kendaraan, alunan terompet dan pemandangan indah kembang api.
Namun, kini dia harus menerima kenyataan pasca peristiwa pergerakan tanah yang meruntuhkan bangunan tempat tinggal mereka sampai ambles ke laut itu.
“Macam mana mau kembang api, kembang api kami menangis. Kemana orang mau pergi, kan liat sendiri gimana keaadaan kami disini,” ujar Wirda lagi.
Dia mengaku sangat sedih melihat kondisi keluarganya yang luntang-lantung di pengungsian tanpa kejelasan nasib. Tidak ada perayaan malam tahun baru kali ini baginya, yang ada cuma ketakutan akan diguyur hujan.
“Kalau hujan hari habislah itu, entah kemana kami mau tidur nanti,” ucap Wirda lagi.
(Elang)
PT SUCOFINDO (PERSERO) menginisiasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Literasi Negeri” sebagai…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut mendukung penyelenggaraan BRI Consumer Expo 2026 Goes to…
Siapa bilang dunia perkuliahan hanya berisi teori dan tumpukan tugas? Di era ekonomi digital saat…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperluas akses pembiayaan kendaraan melalui berbagai program yang…
KAI menyesuaikan jadwal LRT Jabodebek jam sibuk pagi mulai Senin 15/6 setelah evaluasi KLB uji…
Area booth MIND ID MINERALive dipadati pengunjung selama gelaran INVIROTECH 2026 di Jakarta Convention Center,…
This website uses cookies.