Categories: BATAMDPRD BATAM

Lima Bulan Hasil Uji Lab Limbah PT Hong Sheng Belum Diketahui, Begini Tanggapan Anggota DPRD Batam

BATAM – Sekitar lima bulan, hasil uji laboratorium limbah pengolahan sampah plastik PT. Hong Sheng Plastic Industry belum juga diketahui oleh publik.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Batam, Arlon Veristo mengaku akan segera menyusun jadwal rapat dengar pendapat (RDP) dengan memanggil Kadis Lingkungan Hidup Kota Batam (DLH), Herman Rozie untuk segera membeberkan hasi uji lab tersebut.

“Belum sempat kita pangil karena kesibukan kegitan dewan lainnya. Senin (29 Juni) saya coba atur schedulenya lagi,” ujar anggota DPRD Batam dari fraksi Nasdem tersebut kepada SwaraKepri, Jumat (26/6/2020).

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Rohaizat mengungkapkan bahwa pada saat Komisi III melakukan sidak ke lokasi PT Hong Sheng pihak DLH telah melakukan penanganan terkait limbah tersebut.

“Memang waktu kami kesitu pihak DLH sudah menangani juga. Terkait permasalahan ini saya akan kembali mengingatkan kawan-kawan (Komisi III DPRD Kota Batam) untuk menjadwalkan kembali pemanggilan DLH terkait RDP tersebut,” ungkapnya.

Kata dia, kemungkinan agenda RDP bersama dengan Kadis DLH Kota Batam akan dilakukan pada bulan depan yakni bulan Juli 2020.

“Sepertinya tidak terkejar (waktu) pada bulan ini, karena saat ini Komisi III juga banyak agenda rapat lainnya. Nanti akan segera kita jadwalkan dan saya juga ingatkan lagi kawan-kawan Komisi III,” pungkasnya.

Kadis DLH Kota Batam, Herman Rozie hingga berita ini diunggah belum menanggapi upaya konfirmasi dari media ini.

Diketahui, Tim Bidang Penegakan Hukum (Bidgakkum) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Batam, turun memantau titik pembuangan limbah milik PT Hong Sheng Plastic Industry pada Minggu (5/1/2020) lalu.

Pemantauan ini dilakukan menyusul adanya temuan air limbah bekas pencucian limbah plastik yang diduga dibuang sembarangan oleh perusahaan-perusahaan tersebut.

“Iya di pantau dulu untuk kondisi drainase, lokasi dan nama perusahaan. Buat report ke pimpinan untuk turun,” ujar salah seorang petugas Bidgakkum DLH Batam kepada Swarakepri, Minggu(5/1/2020).

(Shafix)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

16 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

21 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

22 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

23 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

23 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

23 jam ago

This website uses cookies.