Categories: HeadlinesHUKRIM

Majelis Hakim PN Batam Ciptakan Rekor Baru

10 Kali Menunda Sidang Pembacaan Putusan Perdata

BATAM – swarakepri.com : Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam “berhasil” menciptakan rekor baru dengan menunda hingga 10 kali untuk membacakan putusan perdata pada kasus perdata CV Prima. Penundaan pembacaan putusan kasus perdata hingga 10 kali merupakan kejadian pertama yang terjadi di Pengadilan Negeri Batam.

Humas Pengadilan Negeri Batam, Thomas Tarigan ketika dikonfirmasi media ini mengaku bahwa penundaan pembacaan putusan selama 10 kali pada kasus perdata CV Prima sudah tergolong luar biasa. ” Ini sudah bisa dikatakan luar biasa,” ujarnya singkat, Rabu(26/6/2013) ketika ditemui diruang kerjanya.

Ketika disinggung mengenai alasan Majelis Hakim kembali menunda sidang pembacaan putusan, Thomas mengatakan Ketua Majelis Hakim yang memimpin persidangan yakni Merrywati dalam kondisi sakit. ” Informasi yang saya peroleh Ketua Majelis Hakimnya sakit, ujarnya.

Untuk diketahui kasus gugatan perdata CV Prima antara Taw Kining(penggugat) melawan Patrick Pangestu(Tergugat) ini sendiri sudah berjalan selama satu tahun. Alasan penundaan pembacaan putusan oleh Majelis Hakim bermacam-macam. Mulai dari Hakim tugas luar, Hakim tidak lengkap, adanya pencabutan kuasa dari Kuasa Hukum penggugat, alasan menunggu instruksi dari Ketua Pengadilan Negeri Batam, adanya pergantian Majelis Hakim dan yang terbaru alasan Ketua Majelis Sakit.

Ade Trinity Hartati, SH selaku Kuasa Hukum Patrick Pengestu(Tergugat) kembali mengecam sikap Majelis Hakim yang kembali menunda pembacaan putusan. Ia mengaku alasan Majelis Hakim sudah keterlaluan.

“Kita sudah melaporkan hal ini ke Pengadilan tinggi dan dalam waktu dekat akan kita laporkan juga ke Komisi Yudisial,” ujarnya lantang.(red)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

4 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

9 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

10 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

11 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

11 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

11 jam ago

This website uses cookies.