Jumlah Hakim Terbatas, Beberapa Sidang Terpaksa Dipimpin Hakim Tunggal | SWARAKEPRI.COM
Headlines

Jumlah Hakim Terbatas, Beberapa Sidang Terpaksa Dipimpin Hakim Tunggal

BATAM – www.swarakepri.com : Banyaknya perkara baik pidana maupun perdata yang dilimpahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk disidangkan hari ini, Rabu(8/5/2013) mengakibatkan Hakim di Pengadilan Negeri Batam sedikit kerepotan.

Karena tidak mau mengundur sidang, dengan puluhan kasus yang akan disidangkan dan jumlah Hakim yang terbatas, beberapa perkara terpaksa disidangkan dengan hanya dipimpin Hakim Tunggal.

Pejabat Sementara(PJS) Ketua Pengadilan Negeri Batam, Merrywati kepada swarakepri mengatakan bahwa keputusan menerapkan Hakim Tunggal dalam beberapa kasus hari ini(rabu,red) terpaksa diambil karena jumlah Hakim yang ada terbatas dan juga sudah disampaikan ke Jaksa Penuntut Umum.

“Jumlah Hakim saat ini kurang karena ada beberapa Hakim yang pindah tugas ke daerah lain. Keputusan sidang dengan Hakim Tunggal tersebut juga tidak dipermasalahkan oleh Jaksa Penuntut Umum,” ujarnya.

Perkara yang disidangkan dengan Hakim tunggal, menurut Merrywati belum ada masuk ke tahap vonis. Namun baru sampai ke sidang dakwaan, tuntutan dan pemeriksaan saksi.

“Kami khawatir sidang diundur-undur terus, karena ini menyangkut nasib orang. Kalau diudur-undur nanti Jaksanya juga yang repot,” terangnya.

Dari hasil pantauan media ini di Pengadilan Negeri Batam siang tadi,(rabu,red) terlihat jelas perbedaan yang mencolok dengan kondisi Pengadilan Negeri Batam dalam tiga minggu terakhir. Jika sebelumnya Pengadilan Negeri Batam tampak sepi karena sedikit sidang, hari ini justru perkara “bertumpuk” untuk disidangkan.(adi)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan Portal Berita Independen dan Terpercaya

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top