Categories: BATAM

Mantan Kabais Soroti Gugatan Perusahaan Asing Soal Kepemilikan Kapal dan Kargo MT Arman 114

BATAM –  Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais), Laksda TNI (Purn) Soleman B. Ponto menyoroti adanya tiga gugatan perdata perusahaan asing terkait kepemilikan Kapal MT Arman 114 dan Kargo(muatan) Light Cruide Oil(minyak mentah ringan) sejumlah 166,975.36 metrik ton di Pengadilan Negeri Batam.

“Gugatan itu muncul karena (putusan pidana) Kapal dan Kargo dirampas untuk negara. Dari awal penanganan perkara ini sudah dipaksakan, makanya ada perlawanan(gugatan). Putusan pidana(Kapal dirampas untuk negara itu keliru,”tegasnya kepada SwaraKepri, Sabtu 23 Agustus 2025.

Aktivis dan pemerhati kemaritiman Indonesia  ini mengungkapkan bahwa dari awal pertama Kapal MT Arman 114 ditangkap, ia sudah memberikan kesaksian di Kementerian KLHK, tapi tidak diterima.

“Kapal itu tidak bisa serta merta dirampas untuk negara. Di laut itu tidak bisa seperti itu. Kapal itu punya pemilik, bisa dioperasikan oleh pihak lain dan isinya bisa juga milik pihal lain. Itulah uniknya dilaut,”ujarnya.

Menurut dia, gugatan perdata yang saat ini bergulir di Pengadilan Negeri Batam masuk akal.

Mantan Kabais, Laksda TNI (Purn) Soleman B. Ponto./Foto: Dok.Pribadi

“Bisa saja kapal itu milik penggugat(OMS) atau bisa saja OMS hanya perusahaan pelayaran atau pengangkut atau carter. Pemilik kapal bisa saja pihak lain, Itulah uniknya di laut, tidak bisa direkayasa. Tak bisa serta merta dirampas untuk negara, barang tak salah kok dirampas?” tegasnya.

Ia menegaskan perkara pidana Kapal MT Arman 114 adalah perbuatan diatas kapal. “Kenapa Kapal dirampas untuk negara? Apalagi perbuataannya bukan jual beli minyak. Kapal itu ditahan terkait kasus pencemaran lingkungan menurut putusan pidana. Kenapa dirampas untuk negara, dasarnya apa?” ujarnya.

Soleman Ponto menegaskan bahwa ancaman pidana untuk pencemaran lingkungan tidak ada Kapal dirampas untuk negara.  “Yang melakukan perbuatan dan yang dituntut itu Kapten kapal. Kapten kapal bukan pemilik kapal. Kapten kapal juga bukan pemilik muatan,”terangnya.

Penunjukan dan Biaya Kru Tanggung Jawab Kejaksaan

Soleman Ponto juga menyoroti soal keberadaan kru yang saat ini berada di atas kapal MT Arman 114.

“Kru sudah berapa tahun diatas kapal itu? Sudah ganti belum(kru)? siapa yang gaji kru? kalau sudah dirampas untuk negara artinya Kapal itu sudah milik negara,”terangnya.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Tao Tsuchiya Jadi Duta TOKYO LIGHTS 2026, Hadirkan 12 Karya Light Art Internasional

Komite Eksekutif Tokyo International Projection Mapping Award dengan senang hati mengumumkan bahwa TOKYO LIGHTS 2026,…

2 menit ago

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

Minat terhadap aset kripto terus meningkat, namun banyak investor pemula masih belum memiliki strategi yang…

1 jam ago

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur

Di banyak desa pesisir, penghidupan warga sangat bergantung pada musim dan cuaca. Ketika laut tenang,…

2 jam ago

Duluin Raih Startup Terbaik ASEAN, Siap Ekspansi Regional

Duluin, platform Earned Wage Access (EWA) asal Indonesia, meraih gelar Startup of the Year di…

2 jam ago

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia,…

2 jam ago

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Dukung komitmen PT Pertamina (Persero) dalam pembangunan desa dan daerah tertinggal melalui program Desa Energi…

4 jam ago

This website uses cookies.