Mantan kiper Manchester United, Tim Howard menyumpahi Liverpool agar tidak pernah menjuarai ajang apa pun.
Howard merupakan kiper asal Amerika Serikat yang kini bermain di Major League Soccer bersama Colorado Rapids.
Ia pernah bermain di Liga Inggris di dua klub yang menjadi rival Liverpool, masing-masing empat musim di Man United dan 10 musim di Everton.
“Saya harap Liverpool tidak pernah memenangkan gelar saat saya masih bernafas,” kata Howard kepada CNN.
Saat ini, Liverpool memang tengah terlibat persaingan sengit dengan Manchester City untuk menjuarai Liga Inggris.
Berstatus juara bertahan, Man City masih memimpin klasemen dengan keunggulan satu poin atas Liverpool. Liga Inggris musim 2018-2019 hanya tinggal menyisakan dua laga.
Sementara itu, mengenai kondisi timnya, Howard mendukung penunjukan Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih tetap. Ia mengkritik berbagai kritikan kepada Solskjaer mengenai penampilan Man United belakangan ini.
“Sepak bola itu lucu. Ketika dia datang dan memenangi setiap pertandingan selama tiga bulan, kedatangannya dianggap seperti kedatangan Yesus Kristus dan semua orang mencintainya. Tapi kemudian mereka mengkritiknya dan ingin membuangnya,” ucap Howard.
Artikel ini telah terbit di https://bola.kompas.com/read/2019/05/01/16000058/mantan-kiper-man-united-sumpahi-liverpool-tak-pernah-juara
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.