“Markus” Merajalela di Kejari dan PN Batam(5-habis)

Kejari Batam : Laporkan ke Kajari atau Kasi Pidum

BATAM – swarakepri.com : Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Yusron melalui Kasi Pidum Armen Wijaya meminta masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang menawarkan mengurus perkara yang sedang ditangani di Kejaksaan.

“Masyarakat bisa langsung melapor ke Kajari atau ke Kasi Pidum,” ujar Armen kepada SWARAKEPRI.COM, sore ini, Kamis(21/8/2014) diruang kerjanya.

Dikatakannya bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi adanya kerugian yang ditimbulkan oleh makelar kasus tersebut kepada institusi Kejaksaan dan masyarakat itu sendiri.

Secara internal, Armen mengaku Kejaksaan Negeri Batam telah melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi keberadaan para markus ini. Diantaranya dengan memberikan pengarahan kepada Jaksa agar dalam menangani suatu perkara agar bekerja sesuai dengan fakta yuridis.

Untuk membatasi pihak-pihak yang tidak berkepentingan memasuki ruangan di Kejari Batam, Armen mengatakan bahwa sejak seminggu lalu setiap pintu yang menuju ruangan Jaksa yang berada dilantai 1(Pidum), lantai 2(Pidsus) dan lantai 3(Intel) sudah dipasang alat keamanan dan ditempelkan stiker himbauan kepada masyarakat lengkap dengan nomor telepon yang bisa dihubungi. Setiap orang yang akan memasuki ruangan yang ada tdak lagi bebas keluar masuk karena harus menggunakan pasword.

“Alat itu sudah dipasang seminggu lalu, untuk membatasi keluar masuk pihak-pihak yang tidak berkepentingan untuk memasuki ruangan Jaksa,” jelas Armen.

Diberitakan sebelumnya keberadaan Makelar Kasus(Markus) yang makin marak di Kantor Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Batam semakin mengkhawatirkan. Masyarakat awam yang sedang mengalami masalah hukum dan mencari keadilan di dua instansi tersebut tidak jarang menjadi korban penipuan para markus yang diduga kuat sengaja dipelihara oleh para oknum-oknum Jaksa dan Hakim yang ada.

Dari hasil investigasi SWARAKEPRI.COM di Kantor Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Batam, tidak sulit menemukan aktivitas para markus yang sedang mengurus berbagai kasus dengan cara memberikan uang suap kepada oknum Jaksa dan Hakim yang sedang menangani perkara.

Dalam menjalankan aktivitasnya, para markus ini dengan leluasa keluar masuk ruangan di Kantor Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Batam untuk melobi Jaksa dan Hakim agar mengabulkan permintaannya dengan iming-iming uang suap.

Beberapa celah hukum yang biasanya dilakukan para markus ini dengan para oknum Jaksa dan Hakim diantaranya, mengeluarkan tersangka dari tahanan, meredam perkara agar tidak sampai ke Pengadilan, mengkondisikan pasal yang dijerat yang seharusnya berat dibuat ke pasal ringan yang disangkakan kepada tersangka, mensplit perkara kemudian dibebaskan dari pintu belakang, meringankan tuntutan (requisitoir), meringankan putusan dan mengupayakankan fasilitas khusus di RUTAN. (redaksi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Ekonomi AS Tetap Tangguh, Data PMI Jadi Sinyal Positif untuk Investor Global

Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…

2 jam ago

BRI Finance Ramaikan The Elite Indonesia 2026 dengan Promo Spesial BRI KKB

Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…

14 jam ago

MoraRepublic Tegaskan Komitmen terhadap Ekosistem Digital Indonesia

MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…

14 jam ago

Bitcoin Pizza Day 2026: Dari Dua Loyang Pizza Menjadi Simbol Pertumbuhan Aset Digital Global dan Indonesia

Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…

15 jam ago

The Long Weekend Edit: Panduan Gaya Menawan untuk Silaturahmi dan Liburan Idul Adha

Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…

16 jam ago

Misteri Terungkap! Ini 2 Perusahaan Sponsor WNA Kasus Scam Trading Baloi View Batam (6)

BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…

18 jam ago

This website uses cookies.