BATAM – Dua nelayan asal Batam yakni Abdul Rahman dan Gusti Riyandi diamankan kapal Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) KM Satria 3802 asal Malaysia saat mencari ikan memasuki perairan Malaysia.
Kedua nelayan tersebut akhirnya dikembalikan oleh Pemerintah Malaysia melalui proses serah terima di atas KN Bintang Laut-401.
Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI, Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita menjelaskan, Bakamla RI melalui unsur KN Bintang Laut-401 menjemput dua nelayan asal Batam yakni Abdul Rahman dan Gusti Riyandi beserta kapalnya setelah memasuki perairan Malaysia.
“Serah terima dilaksanakan oleh Pengarah Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) Laksma Nurul Hizam bin Zakaria kepada Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma Bakamla Hadi Pranoto, di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia,”ujarnya, Senin (26/4/21).
Wisnu menambahkan, dua nelayan yang dijemput tersebut merupakan warga Batam yang ditangkap kapal APMM KM Satria 3802 tanpa disengaja saat mencari ikan memasuki perairan Malaysia.
“Keduanya tidak mengetahui batas wilayah Indonesia. Selain itu juga tidak dilengkapinya peralatan navigasi yang dapat mengetahui perbatasan perairan,” tegasnya.
Kata dia, proses penjemputan dimulai pukul 07.00 WIB, saat KN Bintang Laut-401 bertolak dari Pelabuhan Batu Ampar menuju titik Rendezvous (RV) pukul 10.00 WIB, dimana proses pemindahan nelayan yang telah disepakati antara Bakamla RI dengan APMM.
“Usai prosesi penandatanganan, dua nelayan langsung menjalankan Rapid Tes Swab Antigen karena Covid-19, agar dapat dipastikan kedua nelayan dalam kondisi sehat. Penyerahan kedua nelayan tersebut disaksikan Lurah Tanjung Uma di Pelabuhan Batu Ampar,” tutup Wisnu./EDW
Cuckoo, produsen peralatan rumah tangga terkemuka asal Korea Selatan, secara resmi memperkenalkan Lee Jun-ho sebagai…
Perubahan pola hidup masyarakat dalam beberapa tahun terakhir turut mendorong meningkatnya kebutuhan akan hunian yang…
Cilegon (30/4) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Hilirisasi…
Dalam era ekonomi digital saat ini, data telah menjadi aset yang sama berharganya dengan komoditas…
Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan yang inklusif, PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL)…
Pernah nggak merasa kurang percaya diri karena hijab tiba-tiba letoy pas lagi sibuk-sibuknya? Bagi wanita…
This website uses cookies.