Categories: DUNIAVoice Of America

Menlu Retno: Gerakan Non-Blok Punya Pengaruh Lebih Besar Saat Dunia Alami Krisis

NEW YORK – Pada pembukaan debat Sidang Umum Majelis PBB, Selasa (20/9), Sekjen PBB Antonio Guterres telah mengingatkan para pemimpin pemerintahan di dunia mengenai ketegangan geopolitik yang menghambat kemajuan dunia dan umat manusia.

“Kesenjangan geopolitik merusak kerja Dewan Keamanan, merusak hukum internasional, merusak kepercayaan dan kepercayaan rakyat pada lembaga-lembaga demokrasi, merusak semua bentuk kerja sama internasional; kita tidak bisa terus seperti ini,” katanya.

Indonesia bersama negara-negara lain yang tergabung dalam gerakan non-blok (GNB) menganggap sikap GNB yang tidak memihak bisa berkontribusi dalam memecahkan masalah-masalah yang menghambat dunia saat ini.

Presiden RI Joko Widodo (tengah) didampingi Menlu Retno Marsudi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung mendengarkan, setelah Pertemuan Pemimpin ASEAN di Sekretariat ASEAN di Jakarta, Sabtu, 24 April 2021. (Foto: via AP)

Sejalan dengan keyakinan ini, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, melalui serangkaian pertemuan bilateral pada Rabu (21/9,) menjelaskan persiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah pada KTT G20 kepada GNB serta kelompok G3.

Global Governance Group atau G3 adalah kelompok informal dari negara-negara kecil dan menengah yang secara kolektif ingin mendapat perwakilan suara yang lebih besar untuk bisa lebih efektif menyalurkan sikapnya pada G20. G3 yang dibentuk oleh Singapura terdiri dari 30 negara anggotanya, presiden Majelis Umum PBB, presiden G20, serta dua presiden G20 sebelumnya.

GNB sangat meyakini nilai-nilai yang mereka anut masih sangat relevan untuk mengatasi sebagian besar krisis dunia saat ini, mulai dari masalah pangan, ekonomi, hingga konflik bersenjata yang melibatkan negara-negara aliansi dan besar.

“Indonesia yakin bahwa gerakan non-blok ini bisa memberikan pengaruh yang lebih besar mengenai pentingnya paradigm baru untuk dunia yang mempromosikan strategic trust, kemudian menghormati integritas kedaulatan dan juga selalu mendorong penyelesaian damai,” ujarnya.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

3 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

6 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

8 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

9 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

9 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

10 jam ago

This website uses cookies.