Categories: BATAM

Menunggu Vonis Kapten Hasiholan Samosir di Kasus Sabu 1,9 Ton, Bagaimana Nasib Kapal Tanker Sea Dragon?

BATAM – Pengadilan Negeri Batam telah menjatuhkan vonis kepada tiga dari enam kru Kapal MT Sea Dragon yang menjadi terdakwa di kasus sabu 1,9 Ton, yakni Fandi Ramadhan, Weerapat Phongwan dan Teerapang Lekpradub.

Fandi Ramadhan divonis 5 tahun penjara, Weerapat Phongwan divonis penjara seumur hidup dan Teerapang Lekpradup divonis 17 tahun penjara.

Sementara tiga terdakwa lainnya yakni Hasiholan Samosir(Kapten Kapal), Leo Chandra Samosir dan Richard Halomoan Tambunan masih menunggu vonis dari Pengadilan Negeri Batam pada persidangan berikutnya.

Seperti diketahui, Jaksa Penuntut Umum(JPU) menuntut keenam terdakwa dengan hukuman mati. Berbeda dengan lima terdakwa lainnya, dalam perkara Kapten Hasiholan Samosir, selain menuntut hukuman mati, Jaksa Penuntut Umum(JPU) juga menuntut agar barang bukti Kapal Tanker MT Sea Dragon dirampas untuk negara.

Berikut tuntutan Jaksa Penuntut Umum(JPU) terhadap terdakwa Kapten Hasiholan Samosir yang telah dibacakan pada persidangan di Pengadilan Negeri Batam, pada Kamis 5 Februari 2026 lalu.

Menuntut:

Supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan :

1. Menyatakan terdakwa Hasiholan Samosir telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana “Permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotika golongan I yang beratnya melebihi 5 gram”, melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dalam dakwaan Primair Penuntut Umum.

2. Menjatuhkan Pidana Penjara kepada terdakwa Hasiholan dengan pidana MATI, dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan di Rumah Tahanan Negara.

3. Menyatakan barang bukti berupa :

1. 67 (enam puluh tukuh) Kardus berwarna coklat berbungkus plastik benimg dengan rincian masing masing sebanyak 66 (enam puluh enam) kardus berisi 30 (tiga puluh) bungkus plastik kemasan teh China dengan merk GUANYINWANG warna hijau berisii serbuk kristal yang diduga kuat narkotika jenis sabu. dan 1(satu) kardus warna coklat berisi 20 (dua puluh) bungkus plastik kemasan teh China dengan merk GUANYINWANG warna hijau yang berisi serbuk kristal yang diduga kuat Narkotika jenis sabu. Total 2.000 bungkus plastik teh China dengan merk GUANYINWANG warna hijau yang berisi serbuk kristal yang diduga kuat Narkotika jenis sabu total berat netto 1.995.130 (satu juta sembilan ratus sembilan puluh lima ribu seratus tiga puluh) gram

Dirampas untuk dimusnahkan.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

50 Mahasiswa Papua Ikuti AI Connect Series tentang Produktivitas Mahasiswa Berbasis AI

Telkom AI Connect Papua menggelar AI Connect Online Series yang diikuti 50 mahasiswa untuk mempelajari…

54 menit ago

Tembus Pasar Global, Muslim AI Companion Jadi Super-App Ummah Internasional

Muslim AI Companion mencatat pencapaian internasional dengan berhasil menjangkau pengguna di lebih dari 160 negara…

1 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Larang Masyarakat Masuki Area Terbatas Perekeretaapian Demi Keselamatan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung dengan tegas melarang masyarakat untuk memasuki…

4 jam ago

Customer Data Management Jadi Kunci Dorong Performa Bisnis di Era Personalisasi Berbasis Data

Di tengah tantangan pengelolaan data yang semakin kompleks, banyak perusahaan masih terjebak dalam pengumpulan data…

4 jam ago

Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?

Jika disingkat dalam satu kalimat, Seminyak cocok untuk traveler yang mencari kenyamanan, beach club, dan…

4 jam ago

KAI Logistik Fokus Kembangkan Pergudangan, Siapkan Gudang Ramah Lingkungan Modern di Bandung dan Purwokerto

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) memperkuat strategi bisnisnya di tahun 2026 dengan fokus pada…

12 jam ago

This website uses cookies.