Categories: HUKRIM

Mucikari “Kong” Jadi Pesakitan di PN Batam

BATAM – Mucikari Pekerja Seks Komersil(PSK) asal Batam ke Malaysia dan Singapura, Achmad Zainal alias Diki jadi pesakitan di Pengadilan Negeri Batam.

 

Dalam persidangan yang digelar hari ini, Selasa(17/2/2016) siang, Diki memberikan keterangan di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo didampingi Juli Handayani dan Ridwan selaku Hakim Anggota.

 

Dipersidangan, Diki mengaku sebagai calo paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam selama setahun lebih, dan mampu mengurus paspor tanpa dokumen lengkap.

 

“Jika hanya punya KTP saja, bisa kita bantu untuk membuat paspor,” ujarnya.

 

Ia juga mengaku mengenal ketiga korban yakni TI, OC dan NV saat mengurus paspor di Kantor Imigrasi Batam. Setelah paspor selesai, TI dan terdakwa pergi ke Malaysia. TI kemudian menghubungi pemilik bar di Malaysia bernama Koko.

 

“Selama ini saya hanya berhubungan dengan Koko melalui telepon, jika da cewek yang minta dibuatkan paspor,”jelasnya berdalih.

 

Menurutnya setelah sampai di bar milik Koko, ia menerima komisi pembuatan paspor sebesar Rp 1 juta. Ia juga membantah bekerja sebagai pencari wanita untuk dipekerjakan dibar milik Koko di Malaysia. Namun setelah dicecar pertanyaan oleh Majelis Hakim, Diki akhirnya mengakui telah menghubungkan ke-tiga cewek tersebut kepada Koko.

 

“Saya mengakui kesalahan saya karena memberangkatkan wanita keluar negeri secara ilegal,” ujarnya.

 

Untuk diketahui dalam persidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum(JPU), Rumondang Manurung menjerat terdakwa Achmad Zainal dengan dakwaan primer pasal 4 UU Tahun 2007, subsider pasal 11 UU Tahaun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.

 

Dalam dakwaannya JPU menguraikan bahwa terdakwa telah membawa para korban yang merupakan warga negara Indonesia keluar negeri(Singapura dan Malaysia) dengan maksud untuk diekploitasi.

 

Terdakwa mengurus pembuatan paspor TI yang direkrut untuk dikirim ke Malaysia sebagai Pekerja Seks Komersial(PSK) tetapi mengaku tidak memiliki paspor. Paspor TI kemudian diurus oleh terdakwa dan TI di Selat Panjang.

 

Setelah paspor selesai, terdakwa membawa TI ke Pelabuhan Internasional Batam Centre untuk dibawa ke Malaysia melalui Pelabuhan Setulang Laut, lalu dibawa ke sebuah hotel di daerah Batu Pahat Johor Malaysia.

 

Terdakwa dan TI kemudian bertemu Sam alias Koko dan dipersiapkan sebuah kamar hotel. Saksi TI kemudian dibawa ke Cafe tempat bekerja yang dijanjikan oleh terdakwa.

 

Selain TI, terdakwa juga membawa saksi OC ke Singapura dan saksi SR ke Malaysia dalam waktu yang berbeda melalui pelabuhan internasional batam center. Oleh terdakwa keduanya dijanjikan pekerjaan sebagai Pekerja Seks Komersil.

 

Setiba di Malaysia dan Singapura, saksi SR dibebani utang sebanyak 2500 Ringgit Malaysia atau 50 Kong (pelayanan seks kepada pria hidung belang) dan saksi OC dibebankan utang sebanyak 50 Kong selama 20 hari, dan yang kedua sebanyak 25 Kong selama 14 hari. Keberangkatannya ke Singapura juga dibebankan utang sebanyak 120 Kong

 

Saksi OC sendiri hanya berhasil memenuhi 80 Kong dan sisanya sebanyak 40 Kong dianggap lunas, tetapi OC tidak diberikan upah kerja.

 

Saksi TI dibebani hutang sebanyak 1500 Ringgit. Selama bekerja di tempat Koko, TI hanya mampu melayani hidung belang sebanyak 56 kali selama 2 minggu.

 

(red/AS)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

PKK BRI Region 6 Gelar Kebaktian Bulanan Bertema Kuasa Tuhan Bekerja

Persekutuan Karyawan Kristiani (PKK) BRI Region 6 menggelar Kebaktian Bulanan yang berlangsung khidmat di JackOne…

2 jam ago

Legalitas Playgroup Djuwita Perkasa Terungkap di RDP DPRD Batam

BATAM - Polemik soal legalitas Kelompok Bermain atau Playgroup Djuwita Perkasa akhirnya terungkap di Rapat…

19 jam ago

Air Lebih Jernih, Pengeluaran Lebih Hemat: Cerita Warga Condet Bersama PAM JAYA

Dibalik proses pembangunan tersebut, kini manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM…

1 hari ago

Hadir di Pameran Otomotif Sumatera Barat, BRI Finance Tawarkan Promo Bunga KKB 0%

Persaingan industri otomotif nasional semakin dinamis seiring masuknya berbagai merek baru dan meningkatnya kebutuhan masyarakat…

1 hari ago

BRI Finance Perkuat Kehadiran di Sumatera Barat, Hadirkan Promo Pembiayaan Kendaraan Bunga 0%

Padang, 12 Juni 2026 – Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat mobilitas…

1 hari ago

KAI Daop 2 Bandung Ajak Masyarakat Berperan Serta Jaga Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antara petugas,…

1 hari ago

This website uses cookies.