BATAM – Ratusan karyawan Hotel Formosa Batam masih menunggu kepastian nasib mereka pasca hotel tersebut berhenti beroperasi sejak Kamis 22 Februari 2020 lalu.
Ketua DPC KSBSI Kota Batam, Surya Darma Sitompul mengatakan, seharusnya pemerintah lebih memperhatikan masalah tersebut dan bukan hanya datang untuk bertanya-tanya saja.
“Seharusnya pemerintah fokus mencarikan solusinya. Tetapi ini tidak ada sama sekali,” ujarnya kepada Swarakepri di Hotel Formosa, Selasa (25/2/2020) sore.
Kata dia, adanya pernyataan dari pemerintah yang meminta karyawan menjaga aset perusahaan hanya merupakan dukungan moril saja.
“Jadi apabila ada statemen pemerintah untuk menjaga aset itu hanya sekedar dukungan moril saja. Tetapi dukungan nyata atau hal-hal lainnya yang bisa mengobati luka para teman-teman ini tidak ada sama sekali,”ungkapnya.
Menurut Surya, tindakan dari pemerintah untuk memberikan solusi terkait permasalahan tersebut sangat dinanti-nanti para karyawan.
“Itulah yang kita harapkan dari pemerintah. Ayo dong berikan apa yang bisa dilakukan pemerintah terhadap kejadian ini. Kalaupun nantinya akan memberikan nasi bungkus setiap malam untuk mereka yang jaga aset, ayo silahkan. Karena saat ini mereka case flownya sudah tidak ada,” tuturnya.
Surya mengatakan, para karyawan sudah menerima gaji terakhir pada bulan Februari.
“Gaji terakhir sudah diterima, karena itu sisa penjualan dan dari rekening perusahaan,” jelasnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirty mengaku sudah mendatangi Hotel Formosa pasca berhenti beroperasi sejak Kamis 20 Februari 2020 lalu.
Kata Rudi, pihaknya datang ke hotel tersebut untuk menanyakan kronologi permasalahan sehingga hotel tersebut berhenti beroperasi.
“Tadi pagi Disnaker sudah kesana menanyakan kronologisnya, masalahnya pengusaha hotel tidak ada di Batam. Langkahnya sekarang disarankan kalau bisa pemilik gedung bisa mengambil alih hotel tersebut agar hak-hak karyawan bisa dipenuhi,” ujarnya, Senin (24/2/2020).
Meski demikian, Rudi mengaku belum bertemu dengan pemilik gedung Hotel Formosa. “Belum lagi, baru karyawan yang sudah bertemu,”jelasnya.
(Shafix)
Jumlah investor pasar modal Indonesia melampaui 20,34 juta pada Desember 2025, tumbuh dari 12,16 juta…
BINUS Online menggelar acara BINUS Online Future Festival 2026 dengan mengusung tema “Be Unstoppable, Shape…
BATAM - Sebanyak 24 Warga Negara Asing(WNA) asal Tiongkok dideportasi melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi(TPI) Bandara…
Pasar aset kripto global baru saja mencatatkan sejarah baru setelah harga Bitcoin berhasil menembus angka…
BATAM - Gudang milik PT Esun International Utama Indonesia yang berada di belakang Edukit Batam…
BATAM - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra mengatakan bahwa…
This website uses cookies.