BATAM – Kawasan Nongsa direncanakan akan menjadi kawasan percontohan new normal kawasan pariwisata di Batam. Nongsa dipilih selain karena lokasinya eksklusif dan strategis terdapat amenitas Hotel, Golf, Kebun Raya Batam, Pantai di dukung juga rumah sakit serta pelabuhan ferry Internasional.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, kawasan Nongsa rencananya akan menjadi kawasan percontohan.
Hal ini dilatarbelakangi keinginan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi yang menginginkan Batam kembali bergairah diberbagai sektor salah satunya sektor pariwisata.
Sejak 15 Juni kemarin sudah diterapkan tatanan kehidupan baru (new normal). Dimana sektor usaha termasuk sektor pariwisata sudah mulai dibuka dengan ketentuan harus dengan menerapkan protokol kesehatan.
“Surat pernyataan sudah ditandatangani dan sudah diverifikasi dan tetap kita cek kembali. Semua ini tentang kesiapan Batam dan rencana persiapan Nongsa sebagai percontohan new normal kawasan pariwisata,” kata Ardi di kantor Kecamatan Nongsa, Sabtu (20/6).
Menurut dia, saat ini memakai masker, menggunakan hand sanitizer dan menjaga jarak sudah menjadi budaya masyarakat. Di era new normal ini Batam kembali bergairah dan gencar berpromosi. Batam memiliki banyak destinasi wisata, ada wisata kuliner, religi, belanja, pantai juga dilengkapi rumah sakit, hotel dan resort.
“Tahun 2019 jumlah wisman 1.947.943 kunjungan. Kita harus kembali dimasa 2021. Kita harapkan tahun 2021 tahun kebangkitan,” pintanya.
Dijelaskan bahwa Wali Kota Batam, Muhammad Rudi terus menyisir Covid-19 untuk meningkatkan kepercayaan luar terhadap Batam.
“Dunia pariwisata harus bisa memberikan kepercayaan kepada wisatawan, oleh karenanya protokol kesehatan harus dilaksanakan baik di hotel, pantai, transportasi, masyarakat semua harus ikut karena Nongsa akan menjadi kawasan percontohan,” terangnya.
Camat Nongsa, Arfandi menyampaikan
tim gugus percepatan penanganan Covid- 19 kecamatan Nongsa selama ini telah bekerja sama dengan unsur pemerintah, unsur kelurahan, TNI dan Polri serta kesehatan.
Setiap harinya tim gugus melakukan monitoring, tracing, himbauan dan sosialisasi ke masyarakat. Kedepannya tim akan semakin gencar melakukan sosialisasi karena Nongsa dijadikan percontohan new normal kawasan pariwisata.
“Respon masyarakat terkait rencana ini cukup baik dan sangat mendukung,” sebutnya.
Sementara Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata (BPPB) Kota Batam, Edi Sutrisno meminta dalam era new normal ini masing-masing destinasi atau amenitas di Nongsa harus membuat video protokol kesehatan karena promo yang terbaik saat ini adalah protokol kesehatan.
“Kita siap membantu membuat protokol kesehatan baik dikelola oleh masyarakat maupun corporate,” ucapnya.
Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Nongsa, Heriyanto mendukung dijadikannya kawasan Nongsa sebagai kawasan percontohan dan pihaknya akan terus gencar menangani Covid-19 di kawasan Nongsa. “Muda-mudahan Covid di Batam cepat berakhir,” pungkasnya.
(Redaksi/r)
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan orang tua tidak hanya sebatas perhatian dan kebersamaan, tetapi juga dukungan…
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
BATAM - Sidang gugatan PT Energi Cipta Dana(ECD) terhadap PT Tunas Karya Persada(TKP) terkait lahan…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna LRT Jabodebek melalui peningkatan…
Tren pasar preloved luxury di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah perubahan pola…
BATAM - Lembaga Bantuan Hukum No Viral No Justice(LBH NVNJ) meminta Wali Kota Batam Amsakar…
This website uses cookies.