Categories: Lingga

Pasca Pileg dan Pilpres 2019, Deklarasi Indonesia Damai Berkumandang di Lingga

LINGGA – Badan Kesejahteraan Bangsa Dan Politik(Bakesbangpol) Kabupaten Lingga menggelar acara Deklarasi Indonesia Damai pasca Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019 di Gedung Nasional Dabo Singkep, Kamis(25/4/2019).

Asisten I Pemkab Lingga, Rusli menyampaikan terima kasih pada seluruh aparat kemananan dan juga TNI yang telah bekerja dengan maksimal, bahu membahu untuk mengamankan proses jalannya pemilu, yang hingga saat ini masih ada yang standby di lokasi tersebut untuk menjaga keamanan. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sangat antusias mengikuti pada pemilihan serentak pada tahun ini dengan persentase ke ikutsertaan yang sangat tinggi.

“Yang tidak kalah pentingnya, petugas penyelenggara pemilu itu sendiri, mulai dari desa, sampai kepada ibu kota Kabupaten, mereka sudah bekerja baik dan sangat maksimal, hingga tidak ada kendala apapun,” jelasnya.

Komisioner KPU Kabupaten Lingga, Zulyadin mengatakan bahwa pihaknya selaku penyelenggara Pemilu bersama-sama dengan Bawaslu, sebelumnya telah melaksanakan beberapa tahapan, salah satu tahapan yang cukup menguras tenaga dan pikiran yakni, pemuktahiran data pemilih serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Pada pemilu kali ini, sesuai dengan amanat Undang-Undang No.7 Tahun 2017, pelaksanaan pemilihan umum serentak, yang sebelumnya ada 4 suara, sekarang ada 5 surat suara, dengan penambahan surat suara ini, juga berdampak kepada volume beban kerja ditingkat KPPS,” ujarnya.

Meski demikian, kata Zulyadin, pada pemilu kali ini animo masyarakat untuk mengetahui hasil dari penghitungan suara sangat tinggi, seperti yang dapat kita lihat melalui media sosial yang akhir-akhir ini marak membicarakan hal tersebut.

Menurutnya penyelenggara pemilu, terutama petugas- petugas di KPPS, hingga saat ini ada 144 orang petugas yang masih berjibaku bersusah payah, bahkan hingga berdampak kepada kondisi fisik para petugas.

“Dua tahapan ini kami anggap penting, karena pemilu tahun 2019 ini bebeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya, dimana pada pemilu sebelumnya, antara pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tidak disamakan, ada perbedaan waktu pelaksanaanya,” terangnya.

Kapolres Lingga, AKBP Joko Adi Nugroho memberikan apresiasi terhadap semua pihak yang mendukung berjalannya pemilu dengan damai di Kabupaten Lingga, terutama kepada seluruh anggota Polri dan TNI, Satpol PP dan Linmas yang sudah melaksanakan tugas dengan sangat baik.

“Karena tahapan pemilu tahun ini sangat panjang, yang dimulai pada tahun lalu, hingga saat ini sudah mencapai satu tahun lebih satu bulan, yang tentunya sudah bukan merupakan tugas lagi, tapi sudah berubah menjadi pengorbanan, pengorbanan waktu, uang dan tenaga,” jelasnya.

Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat Bunda Tanah Melayu untuk membangun aura kebersamaan dan menularkan hangat kebersamaan, dengan pengorbanan kita semua mulai dari Polri, TNI, Kejaksaan, Satpol PP, terutama aparatur pemerintahan Kabupaten Lingga, serta perwakilan dari tokoh-tokoh masyarakat, untuk bersatu padu merapatkan barisan untuk kedamaian Indonesia.

“Selaku Kapolres Lingga, bersama Danlanal, Pabung Kodim 105, Danramil Dabo Singkep, Satpol PP, tokoh masyarakat, serta aparatur Pemerintah Kabupaten Lingga, mari kita mengajak masyarakat untuk menyambung langkah-langkah kedepan, untuk Pemilu berakhir dengan damai, apapun hasilnya, yang menang adalah rakyat Indonesia, siapapun yang menang adalah untuk kepentingan bangsa, bukan untuk kepentingan golongan ataupun kepentingan pribadi,” tutupnya.

Acara tersebut dihadiri, Asisten I Bupati Lingga, Komisioner KPU, Kapolres Lingga, Danlanal, Ketua Bawaslu, Perbung TNI mewakili Danramil, Kepala Bakesbangpol, Para Kepala OPD, perwakilan dari Kejari, perwakilan KPPS, tokoh masyarakat, serta camat setempat.

 

 

Penulis : Ruslan

Editor   : Rudiarjo Pangaribuan

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

10 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

15 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

16 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

17 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

17 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

17 jam ago

This website uses cookies.