BATAM – Manajer Public Relations bright PLN Batam, Bukti Panggabean mengatakan, akibat berkurangnya pasokan gas ke Batam, maka bright PLN Batam juga akan mengurangi operasional pembangkit-pembangkit berbahan gas yang mengakibatkan defisit daya kurang lebih 100 MW.
“Pemadaman pun tidak dapat kami elakkan, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini namun sekali lagi ini bukan kehendak kami, untuk durasi padam estimasi maksimal kurang lebih 3 jam per pelanggan per hari dan akan kami minimalisir pelanggan terkena padam 2 kali dalam sehari. Waktu padam pun terjadi pada jam-jam beban puncak pemakaian listrik”, Kata Bukti Panggabean, Rabu (01/11/2017).
Maka dari itu bright PLN Batam mengimbau kepada pelanggan untuk menghemat pemakaian energi listrik dan mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan.
Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir banyaknya wilayah yang terjadi pemadaman listrik.
“Kita berharap semoga pemeliharaan infrastuktur gas cepat diselesaikan dan sesuai jadwal dan bahkan lebih cepat dari jadwal, sehingga pelanggan-pelanggan PGN dapat beroperasi normal kembali terutama bright PLN Batam yang sangat membutuhkan pasokan gas,” tutup Bukti.(r)
Editor : Roni Rumahorbo
BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 sebagai bentuk…
BRI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja…
BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
This website uses cookies.