Categories: DUNIA

Paus Fransiskus Berikan Penghormatan Kepada Jurnalis yang Dibunuh

Paus Fransiskus Berikan Penghormatan Kepada Jurnalis yang Dibunu

JAKARTA-Paus Fransiskus menyampaikan pernyataan hormat dirinya kepada para jurnalis di seluruh dunia yang tewas dibunuh akibat pekerjaan mereka.

“Saya mendengarkan statistik menyedihkan dari para kolega anda yang terbunuh akibat pekerjaan mereka yang berani dan berdedikasi di begitu banyak negara untuk melaporkan apa yang telah terjadi dalam perang dan situasi dramatis lainnya yang bermanfaat bagi saudara dan saudari kita di dunia ini,” ujar Paus Fransiskus dalam sambutannya untuk Asosiasi Pers Asing di Italia, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (18/5/2019).

Lebih lanjut, pria asal Argentina itu pun menegaskan kebebasan media massa, kebebasan jurnalis adalah indikator kunci untuk membuat sebuah negara sehat.

“Kebebasan pers dan berekspresi adalah indikator penting kesehatan sebuah bangsa dan negara,” kata Paus.

Oleh karena itu, menurutnya, hal pertama yang kerap dilakukan pemerintah diktator adalah mencabut atau menekan kebebasan pers dan berekspresi.

Dia pun meminta kepada para jurnalis yang beraudiensi dengannya tersebut agar mematikan berita-berita palsu. Ia juga meminta para jurnalis tak melupakan, serta tetap memberitakan penderitaan orang yang tak lagi menjadi headline, namun mereka tetap menderita seperti di Rohingya (Myanmar) dan Yazidi (Irak).

Pada kesempatan tersebut, asosiasi jurnalis asing di Italia, Patricia Thomas, memaparkan sejumlah kasus di dunia, kasus kekerasan terhadap jurnalis itu kepada Paus.

Ia menyebut Lyra Mckee yang ditembak mati saat meliput kerusuhan di Irlandia Utara, Daphne Caruana Galizia yang tewas karena bom mobil pada 2017 silam di Malta.

Pun, kasus yang menarik dunia internasional yakni pembunuhan terhadap jurnalis asal Arab Saudi yang berprofesi sebagai kolumnis lepas Washington Post, Jamal Khashoggi.

Artikel ini disadur dari https://m.cnnindonesia.com/internasional/20190519005936-134-396086/paus-fransiskus-bersimpati-ke-para-jurnalis-yang-dibunuh

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

1 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

3 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

4 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

4 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

5 jam ago

Dua Saksi Ahli Beda Pendapat Soal Legal Standing BP Batam di Sidang Bowie Yoenathan

BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…

17 jam ago

This website uses cookies.