BATAM – Ratusan pekerja PT Eugoss Pratama Indonesia kembali melakukan unjuk rasa di lokasi PT Siemens Fabrication Yards, Batu Ampar, Batam, Rabu(20/4/2016) pagi, setelah mediasi yang kedua juga berakhir deadlock.
Ketua DPC NIBA SPSI Kota Batam, Setia Putra Tarigan yang juga turun dalam aksi unjuk rasa tersebut meminta 5 orang pemimpin PT Siemens Fabrication Yard dipenjarakan.
“Penjarakan 5 makelar yang ada didalam! Jangan biarkan mereka seenaknya meninggalkan kotorannya setelah mendapatkan hasil dari negara kita,” ujar Tarigan saat berorasi di PT Siemens Fabrication Yard, Rabu(20/4/2016).
Tarigan menyebutkan kelima pimpinan PT Siemens Fabrication Yards tersebut adalah MR, BP, MR, PR dan JF.
“Keluarkan mereka dari Indonesia, kami beri waktu 24 jam kepada pihak Imigrasi untuk mengurusnya, dan kalau tidak bisa kita akan lakukan sendiri,” tegasnya.
Sebelumnya Staf Facility PT Eugoss, Tandi dalam orasinya mengajak subcon-subcon yang sedang beraktifitas di PT Siemens untuk menghentikan pekerjaan karena bisa mengalami nasib sama.
“Kami minta tolong dan kerjasama kawan-kawan yang ada di dalam supaya keluar, jangan sampai kalian mengalami apa yang kami alami,” ujarnya.
Tandi mengatakan penjajahan baru era modern telah dimulai, dimana orang asing yang mempekerjakan pribumi tanpa membayar upah.
“Permintaan kami hanya empat, bayar gaji kami, bayar BPJS kami, bayar pekerja suplier kami, dan jangan blacklist teman – teman kami,”tegasnya.
Pantauan dilapangan, unjuk rasa ratusan pekerja belum ditanggapi pihak managemen PT Siemens Fabrication Yards.
(red/Jef)
Jember, Februari 2026 – Genap satu tahun beroperasi sejak peluncuran perdananya pada 1 Februari 2025,…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmen penuh untuk mendukung penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Provinsi…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam merencanakan…
Dalam industri finansial yang terus berkembang, perubahan bukan hanya soal inovasi teknologi, tetapi juga tentang…
Jakarta, 4 Februari 2026. - Lonjakan kelebihan kapasitas baja dunia dan derasnya arus impor ke…
Atlet tenis meja muda Indonesia dari ONIC Sport, Muhammad Naufal Junindra, berhasil meraih peringkat ketiga…
This website uses cookies.