BATAM – Pemerintah Kota Batam membutuhkan anggaran sekitar Rp 5 miliar untuk pengadaan CCTV di 20 titik rawan di wilayah Kota Batam.
“Anggaran sekitar 5 miliar rupiah, termasuk unit CCTV, komputer, sewa link, tiang, layar monitor, dan lain-lain,” jelas Kadis Kominfo Pemko Batam Salim, Senin(29/5).
Salim mengatakan Pemko Batam memasang total 40 unit CCTV, dimana setiap titik bisa dipasang satu hingga tiga unit CCTV.
“Lokasi pemasangan CCTV ada 3 yang di gedung dan (yang dipasang di tiang) tegak ada 17 (lokasi),” ungkap Salim.
Beberapa lokasi yang dipasang CCTV, diantaranya di gedung Pemko Batam, depan gedung DPRD Batam, simpang Bank Indonesia, simpang Masjid Raya, Bundaran Madani, jalur lambat Sukajadi, Nagoya Hill, Delta Villa, Mata Kucing, depan SP Plaza Batuaji dan simpang Sambau Nongsa.
Selama tahun 2017 ini, Pemko Batam menargetkan semua CCTV sudah terpasang. Adapun masa pengerjaan pemasangan CCTV membutuhkan waktu 3 bulan.
“Mudah-mudahan Agustus atau September, CCTV mulai bisa beroperasional,” kata Salim.
Tambah Salim, ruang operator yang dipersiapkan untuk memonitor puluhan CCTV tersebut berada di lantai 7 gedung Pemko Batam.
Penulis : Siska
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mempercepat transformasi sumber daya manusia melalui program sertifikasi…
Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat,…
Audiensi Pendiri BioMom Swiluva Ma dengan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga membuka peluang kerja…
Bohopanna, local fashion brand anak di bawah naungan Hypefast, resmi meluncurkan koleksi kolaborasi bersama Seribu Paras melalui acara…
BATAM - Pemilik Mini & Coco Homestay, Marlina menunjuk tiga pengacara untuk menghadapi kasus dugaan…
BRI terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu…
This website uses cookies.