BATAM – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat menggelar kegiatan bimbingan teknis verifikasi dan validasi data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial(PMKS) di Hotel Horison Utima King’s Batam selama dua hari.
Acara ini diresmikan dan dibuka oleh Sekretaris Daerah(Sekda) Kota Batam Jefridin dan di hadiri ratusan peserta pelatihan yang nantinya ditunjuk sebagai petugas pelaksana dan petugas pencacah.
Dalam sambutannta, Jefridin mengharapkan kegiatan ini dapat berjalan sesuai yang diharapkan dalam melakukan pendataan yang ada di Kota Batam agar perencanaan kebijakan tepat sasaran.
“Kegiatan ini adalah untuk menvalidasi, istilahnya betul betul akurat dan nyata(pendataan), sehingga nantinya pak Wali Kota tidak salah dalam memunculkan suatu kebijakan dan tidak salah sasaran. Dan yang tahu persis adalah bapak ibu yang ada di kelurahan,” ujarnya, Kamis(30/3).
Ia mengatakan, masalah sosial meupakan bagian penting yang harus diperhatikan dan menjadi tanggung jawab pemerintah kota Batam.
“APBD kita tahun 2017 sedikit, hanya Rp 2,55 triliun, ini lah dibagi-bagi untuk pelaksanaan pembangunan kota batam, sementara usulan berdasarkan Musrenbang kita butuh anggaran pertahun itu Rp 6 sampai Rp 7 triliun, namun pak Wali Kota dan dan pak Wakil Walikota sepakat pembangunan tidak hanya mempioritaskan terhadap masalah infrastruktur tetapi juga masalah masalah sosial,” terangnya.
Sementara itu narasumber dari Kementerian Soal, Bambang Kido Wibowo menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan data terpadu dan masuk dalam program pemerintah.
“Data PMKS nanti akan di format ke data terpadu dan nantinya akan masuk dalam program pemerintah, baik program perlindungan sosial, program raskin, jamkesmas, BLT, dan lain- lain,” ucapnya.
Dikatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk mengetahui dan mengumpulkan data rinci rumah tangga dan individu yang dikategorikan miskin dan kurang mampu sesuai kondisi terkini dari tiap-tiap Kelurahan yang ada di kota Batam.
Penulis : Tatang Hidayat
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
BATAM - Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau(Kapolda Kepri), Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan bahwa tim…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga…
Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
This website uses cookies.