Categories: TEKNOLOGI

Pengamat : VPN Gratis Tak Jamin Keamanan Data

JAKARTA-Pembatasan media sosial yang dilakukan pemerintah untuk sementara waktu membuat para pengguna ‘kabur’ pakai VPN. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahaya di balik penggunaan VPN. Pasalnya, tidak ada jaminan terkait keamanan data pengguna jika menggunakan VPN.

Pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya mengungkap VPN bisa ‘menguping’ pembicaraan yang lewat.

“Sehingga VPN yang gratis itu risikonya tinggi dan tidak disarankan untuk digunakan,” ujarnya ketika dilansir dari CNNIndonesia.com, Jumat  (24/5/2019).

Alfons menambahkan aplikasi VPN yang berbayar pun tidak bisa menjamin keamanan data pengguna. Aplikasi VPN berbayar hanya menjamin perusahaan yang ‘jelas’.

“Namun, perusahaan besar berbayar VPN yang sudah menjalankan bisnisnya selama 10 tahun akan mengalami kerugian besar jika melakukan pencurian data. Umumnya perusahaan besar akan menghindari (pencurian data),” papar Alfons.

Alfons menambahkan aplikasi VPN yang gratis tidak berarti jelek. Pengguna disarankan untuk mengetahui track record.

“Revenue stream juga perlu diperhatikan. Apakah dari iklan atau penjualan data VPN,” papar Alfons.

Sebelumnya, Alfons sempat memaparkan cara kerja VPN yang menyerupai Proxy.

“Sebenarnya kalau pakai VPN lebih kurang mirip seperti pakai proxy, selama ini WhatsApp langsung dari Indonesia ke server [pusat] WhatsApp,” kata Alfons.

“Jadi pakai VPN cara kerjanya menghubungkan diri ke server di luar Indonesia, dari server itu baru terhubung. Prinsipnya kerjanya sama seperti proxy, server apapun yang lewat proxy bisa dilihat oleh pemilik proxy jadi harus hati-hati memilih VPN.”

Sementara itu, dilansir dari Tech Advisor, ketika pengguna mengaktifkan koneksi pada aplikasi VPN maka VPN bakal menggunakan server tercepat yang tersedia. Biasanya pengguna juga dapat memilih lokasi server secara manual, misal pengguna dapat memilih server yang tidak sesuai dengan negara mereka.

 

 

 

 

 

 

Artikel ini disadur dari https://m.cnnindonesia.com/teknologi/20190524093629-185-397989/pengamat-sebut-vpn-gratis-tak-ada-jaminan-keamanan-data

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

8 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

13 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

14 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

15 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

15 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

15 jam ago

This website uses cookies.