Yayasan Karya Bangsa Resmi Dibubarkan
BATAM – swarakepri.com : Pengelolaan Balai Latihan Kerja(BLK) Batam yang berlokasi di Batu Aji akhirnya diambil oleh Dirjen Pembinaan Produktivitas Kemenakertransi RI setelah adanya kesepakatan antara BP Kawasan, Pemko Batam dan Kemenakertrans RI.
“Seiring dengan pembubaran Yayasan Karya Bangsa oleh dewan pendiri(Pemko dan BP Batam), BLK yang berlokasi di Batu Aji selanjutnya akan dikelola oleh pusat melalui Kemenakertrans,” ujar Walikota Batam, Ahmad Dahlan kepada wartawan, siang tadi,Rabu(17/7/2013) di Batam Center.
Dahlan juga mengatakan bahwa kedepan Balai Latihan Kerja(BLK) di Batu Aji akan dikembangkan dan direnovasi serta pembangunan BLK di pulau Setokok diatas lahan seluas 10 hektar yang sudah disetujui BP Batam.
“Pengembangan BLK itu sendiri diharapkan bisa mempersiapkan sumber daya manusia(SDM) di Batam. Dan karena itu membutuhkan biaya yang besar Pusat yang mengambil alih pengelolaannya,” ujar Dahlan.
Sementara itu, Abdul Wahab Bangkona, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktifitas Kemenakertrans RI mengataka bahwa
pengembangan BLK yang berlokasi diBatu Aji untuk tahap awal akan direnovasi gedung dan fasilitas lainnya.
“Alokasi anggaran diperkirakan Rp 5 milyar dengan mempergunakan APBN Pusat. Diperkirakan tahun 2014 BLK tersebut sudah bisa dipergunakan.(adi
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
This website uses cookies.