Categories: BISNIS

Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi

Lonjakan penumpang dipicu oleh beralihnya masyarakat ke LRT Jabodebek akibat adanya insiden dan penyesuaian operasional kereta di lintas Bekasi Timur. Jarak Stasiun Bekasi Timur ke Stasiun Jati Mulya yang hanya 2,7 km sangat memudahkan akses masyarakat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pengguna LRT Jabodebek tertinggi sejak beroperasi pada Selasa (28/4), dengan total 127.089 pengguna. Capaian ini menegaskan peran LRT Jabodebek sebagai moda transportasi publik yang semakin diandalkan masyarakat perkotaan.

Di tengah dinamika operasional transportasi di wilayah Bekasi, manajemen menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi pada lintas kereta di Bekasi Timur dan berharap proses penanganan berjalan optimal. Seiring adanya penyesuaian operasional perjalanan kereta di wilayah tersebut, sebagian masyarakat beralih menggunakan LRT Jabodebek sebagai salah satu alternatif transportasi, khususnya bagi pengguna dari kawasan Bekasi dan sekitarnya.

Kemudahan akses menjadi faktor pendukung. Jarak antara Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Jati Mulya yang sekitar 2,7 kilometer memungkinkan masyarakat untuk melanjutkan perjalanan dengan lebih praktis menggunakan LRT Jabodebek menuju Jakarta maupun kawasan lainnya.

Tingginya mobilitas juga tercermin dari stasiun dengan volume pengguna tertinggi, yaitu:

* Dukuh Atas: 18.764 pengguna

* Harjamukti: 13.308 pengguna

* Kuningan: 12.597 pengguna

* Jati Mulya: 10.067 pengguna

* Cikoko: 10.025 pengguna

Sementara itu, tren positif berlanjut pada Rabu (29/4) hingga pukul 12.00 WIB dengan total sementara 50.735 pengguna, didominasi oleh:

* Harjamukti: 10.313 pengguna

* Jati Mulya: 7.268 pengguna

* Cikunir 1: 4.991 pengguna

* Bekasi Barat: 4.233 pengguna

* Cikoko: 3.980 pengguna

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa peningkatan ini menunjukkan peran LRT dalam menjaga kesinambungan mobilitas masyarakat.

“LRT Jabodebek hadir sebagai bagian dari sistem transportasi yang saling terhubung. Dalam situasi penyesuaian operasional, kami berupaya memastikan masyarakat tetap memiliki alternatif perjalanan yang selamat, nyaman, dan andal dengan waktu tempuh yang pasti,” ujarnya.

Keunggulan LRT Jabodebek juga didukung oleh lokasi stasiun yang berada di titik strategis seperti kawasan bisnis dan perkantoran di Pancoran, Rasuna Said, dan Setiabudi, serta kawasan dengan mobilitas tinggi seperti Ciliwung dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Selain itu, integrasi antarmoda menjadi faktor penting dalam mendukung kemudahan perjalanan. LRT Jabodebek terhubung dengan berbagai moda transportasi lain seperti KRL, MRT, TransJakarta, Kereta Cepat Whoosh, serta layanan angkutan lanjutan (feeder), sehingga memungkinkan perjalanan yang lebih terintegrasi tanpa ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, LRT Jabodebek terus memperkuat perannya sebagai bagian dari ekosistem transportasi perkotaan yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

KAI akan terus mengoptimalkan layanan LRT Jabodebek guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang dinamis.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Imigrasi Batam Usulkan Pemberhentian Sementara Oknum Pegawai Terdakwa Kasus Narkotika

BATAM - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra mengatakan bahwa…

41 menit ago

Topotels Gelar Marcom Awards Q1 2026, Perkuat Strategi Marketing Hotel di Tengah Tren Digitalisasi Hospitality

Topotels Hotels & Resorts menggelar Marcom Awards Q1 2026 sebagai program penghargaan perdana untuk mengapresiasi…

2 jam ago

NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menunjukkan ketahanan kinerja di tengah meningkatnya kewaspadaan industri terhadap…

2 jam ago

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Bulan Mei 2026 dipenuhi beberapa long weekend yang cukup panjang, dan pola ini sering mendorong…

3 jam ago

Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja

Pengembangan ekosistem hilirisasi tembaga dan emas terintegrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Gresik diproyeksikan…

3 jam ago

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing, Ekspor Kopi Ijen ke AS dan Inggris

Kinerja ekspor kopi Indonesia pada awal 2026 menunjukkan tren positif. Salah satunya ditunjukkan oleh pengiriman…

3 jam ago

This website uses cookies.