BATAM – Komisi III DPRD Kota Batam batal bahas pengelolaan limbah plastik dengan Asosiasi Exspor-Impor Plastik Industri Indonesia (AEXIPINDO).
Pembahasan yang diagendakan pada Jumat (1/11/2019) siang terpaksa ditunda lantaran tak ada perwakilan dari pihak AEXIPINDO yang hadir.
Penundaan pembahasan tersebut dusamaikan oleh Ketua Komisi III Werton Panggabean.
“Pembahasan pengelolaan limbah plastik hari ini kita tunda. Pihak AEXIPINDO tidak ada yang datang,” ujar Werton saat ditemui di ruang komisi III.
Ketidakhadiran AEXIPINDO tersebut disayangkan oleh Werton lantaran tanpa alasan yang jelas.
“Tidak ada alasan yang jelas mengapa mereka tidak hadir hari ini,” cetusnya.
Ia mengatakan akan kembali mengundang pihak AEXIPINDO untuk membahas pengelolaan limbah plastik ini.
“Kita akan mencoba untuk mengundang dan menjadwalkan ulang terkait hal ini,” katanya lagi.
Penjadwalan ulang pembahasan pengelolaan limbah plastik tersebut perlu dilakukan karena masalah ini oleh Werton dinilai sangat penting.
“Permasalahan pengelolaaan limbah plastik ini kan sangat penting,” pungkas Werton.
Penulis: Ivan
Editor: Abidin
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
This website uses cookies.