BATAM-Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan, karantina wilayah yang saat diberlakukan di beberapa daerah masih tergolong dalam klasifikasi Physical Distancing terkait pembatasan aktivitas sosial dan menurutnya itu masih dalam hal yang wajar pada saat ini.
“Pembatasan sosial yang diterapkan di berbagai daerah masih tahap yang wajar. Daerah mengontrol daerah masing-masing. Tapi sekali lagi tidak dalam bentuk keputusan besar atau lockdown,” ujarnya pada saat konperensi pers tinjauan kesiapan RS Galang di Batam, Rabu (1/4/2020) siang.
Dijelaskan, lockdown adalah pelarangan seluruh aktivitas masyarakat, tranportasi bahkan juga ekonomi.
“Kita tidak mengambil jalan yang itu. Perputaran ekonomi tetap ada, tetapi kita semua jaga jarak aman dalam beraktivitas,” jelasnya.
“Kita belajar dari pengalaman 202 negara. Semua kita pelajari, ada plus minusnya, dan tentu saja kita sesuaikan dengan negara kita baik dari kondisi geografi, demografi, karakter budaya dan kemampuan fiscal,” pungkasnya.
(Shafix)
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.