BATAM – Puluhan massa yang tergabung dalam LSM Badan Pemantau Kebijakan Pendapatan dan Pembangunan Daerah(BPKPPD) Kepri berunjuk rasa di depan Kantor Pelayanan Utama(KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam, Jumat (30/9/2016).
Mereka mendesak Kepala Bea Cukai Batam mundur jika tidak mampu menjalankan tugasnya.
“Aksi penyelundupan sekarang ini sudah sangat meresahkan masyarakat, segala macam penyeludupan semuanya terbukti di pelabuhan resmi,” kata Ketua LSM BPKPPD Kepri Edi Susilo dalam orasinya.
Edi membeberkan, modus-modus penyeludupan tersebut sudah berlangsung terang-terangan di pelabuhan resmi, dan dapat dibuktikan dengan tertangkapnya Beras oleh Bakamla.
“Begitu juga dengan Rokok, Gula, barang elektronik semuanya keluar masuk Batam melalui pelabuhan resmi,” ujarnya.
Atas kejadian ini, Edi menuding pihak BC terkesan tebang pilih dan menguntungkan kapal-kapal besar. “Peraturan hanya berlaku untuk kapal kecil saja,” lanjutnya.
Edi juga meminta supaya Pemerintah Pusat bertindak atas aksi-aks penyeludupan yang terjadi di Batam.
“Batam sudah menjadi sarang penyeludupan, saya minta Presiden Jokowi untuk menurunkan aparat supaya menyelidiki sindikat penyelundup yang sudah menggurita di Batam,” terangnya.
Edi meminta agar oknum-oknum petugas BC yang terlibat penyeludupan supaya diberi sanksi tegas sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku.
“Saya minta aparat bea cukai untuk menindak anggota yang terlibat aksi-aksi penyeludupan,” pungkasnya.
Di penghujung orasinya, Edi menegaskan, akan kembali melakukan aksi jika Kepala KPU Bea Cukai Batam tidak menemui pengunjung rasa.
Pantauan lapangan, puluhan petugas Bea Cukai dan pihak Kepolisian melakukan penjagaan ketat untuk mengamankan aksi demo yang ada.
RONI RUMAHORBO
Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD menjadi tuan rumah Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 yang…
Hubungan Indonesia dan India telah melintasi ribuan tahun sejarah. Kini, saatnya kedua negara tidak hanya…
Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey menyelenggarakan serangkaian agenda Green and Smart Port Initiatives (GSPI)…
Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat strategi diversifikasi pembiayaan produktif sebagai bagian dari…
Yamaha Grand Filano belakangan ramai diperbincangkan di TikTok. Menariknya, mayoritas konten yang masuk ke beranda…
This website uses cookies.