BATAM – Kepolisian Polda(Polda) Kepri terus berupaya untuk memeberantas peredaran narkoba di wilayah provinsi Kepulauan Riau.
Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah meminta seluruh jajaran Kepolisian yang ada di wilayah Kepri untuk lebih keras dan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba.
“Tidak ada lagi upaya-upaya yang lembut diperuntukkan kepada pelaku tindak pidana narkoba, karena sudah membahayakan kehidupan bangsa dan negara dan generasi muda Indonesia kedepannya,”tegas Yan Fitri saat konperensi pers Operasi Antik Seligi di Mapolda Kepri, Rabu(11/9/2019) siang.
Yan Fitri menjelaskan, wilayah Polda Kepri yang berbatasan dengan beberapa negara menjadi salah satu jalur masuknya narkoba di Indonesia.
“Hal-hal yang bersifat pencegahan kedepan harus lebih keras. Kita tahu Berakit menjadi tempat masuk(narkoba), kita tahu pulau-pulau diperbatasan yang terdekat OPL menjadi tempat jalur masuk para pelaku untuk mengirimkan barang-barang haram tersebut,”bebernya.
Kedepan kata dia, dengan bantuan masyarakat, semua eleman dan komponen serta stakeholder yang ada harus bersama-sama dengan memerangi peredaran narkoba.
“Bila kita dapatkan para pelaku yang dibelakangnya seorang pengusaha, kita akan perangi mereka. Karena mereka adalah bagian yang merusak generasi-genarasi kedepan,”tegasnya.
Dia juga berharap kepada seluruh jajaran Polres di wilayah kepri untuk memprioritaskan upaya pengungkapan pelaku-pelaku narkoba dan jaringannya.
“Tidak usah ragu, pimpinan polda sepenuhnya bertanggungjawab terhadap tindakan-tindakan yang benar-benar berdasarkan hukum,”pungkasnya.
Penulis : Shafix
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…
BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…
PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…
Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…
Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…
This website uses cookies.