Categories: KEPRIPEMPROV KEPRI

Peringati HANI 2022 Tingkat Provinsi Kepri, 23 Desa/Kelurahan “Bersinar” Dilaunching

Menurut Gubernur Ansar, Kepri yang merupakan lintasan berbagai negara tetangga dan memiliki open access yang luas, rentan terhadap peredaran dan masuknya narkoba. Tidak menutup kemungkinan Kepri juga menjadi “hub” dari peredaran narkoba.

“Untuk itu tanpa partisipasi masyarakat aktif, tidak akan maksimal, Menjaga dan membina masyarakat jauh lebih penting, untuk itu saya apresiasi dengan 23 desa bersinar yang telah ditetapkan. Ini akan menjadikan desa sebagai garda terdepan dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kepri” ungkap Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga menyatakan komitmennya mendukung Desa/Kelurahan Bersinar dengan rencana merancang bantuan untuk desa bersinar ke depan. Ia juga menitipkan kepada pimpinan pemerintah daerah kabupaten/kota untuk memberikan perhatian dan penganggaran khusus dalam rangka mendorong desa bersinar benar-benar bersih dari narkoba.

Ini bukan tanpa alasan, berdasarkan data BNN RI, tidak ada satupun desa di Indonesia yang bebas dari narkoba. Angka prevelansi penyalahgunaan narkoba sebesar 1,95 persen atau jumlah terpapar sebanyak 3,6 juta jiwa dari total populasi dengan range umur 10 sampai 59 tahun.

“Angka prevalensi pecandu narkoba di Provinsi Kepulauan Riau berada di angka 0,3% atau sebanyak 3.080 jiwa yang terpapar penyalahgunaan narkoba pada Tahun 2019. Ini yang akan kita kurangi dengan penetapan Desa/Kelurahan Bersinar” kata Gubernur.

Pada kesempatan itu, Ketua TP-PKK Kepri Dewi Kumalasari Ansar ditetapkan sebagai Ibu Penggerak Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) BNNP Kepri.

Dewi Ansar akan berperan memimpin TP-PKK Kepri untuk berperan aktif dalam layanan rehabilitasi kepada penyalahguna narkoba dengan kategori ringan atau memiliki resiko rendah (low treshold) di wilayah Kepri.

“Desa Bersinar sendiri sudah merupakan model yang tepat dengan memperkuat basis keluarga. Kemudian dengan dikukuhkan pula Ibu Penggerak IBM yang inline dengan tugas TP-PKK, saya kira satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan” tutur Gubernur Ansar.

Terakhir, Gubernur Ansar pun mengusulkan ke depan selain penambahan jumlah Desa/Kelurahan Bersinar, agar dapat diusulkan pula kawasan ekonomi dan industri agar didorong pula menjadi kawasan bersinar.

“Ke depan akan kita jadikan Kawasan Investasi Bersinar, asal tidak hanya menjadi jargon namun mesti ada program-program dan aksi nyata serta promosi di tengah masyarakat” tutupnya.

Peringatan HANI tahun 2022 tingkat Nasional sendiri dipusatkan di Nusa Dua, Provinsi Bali. Acara diselenggarakan secara hybrid dengan 400 peserta hadir secara langsung dan 1.100 peserta hadir secara virtual./Humas Pemprov Kepri

Page: 1 2

Redaksi

Recent Posts

Tidak Direekspor, 90 Kontainer Limbah Elektronik di Batam Diterbitkan SPPB

BATAM - Kantor Pelayanan Utama(KPU) Bea dan Cukai Tipe Batam telah menerbitkan Surat Persetujuan Pengeluaran…

20 jam ago

Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati

Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (14/4) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

20 jam ago

Work from Hotel Jadi Alternatif Baru Bagi Profesional di Jakarta

Jakarta, April 2026 – Perubahan pola kerja dalam beberapa tahun terakhir mendorong banyak profesional untuk…

1 hari ago

Mengapa Generasi Muda Mulai Tertarik pada Dunia Investasi

Kesadaran akan pentingnya kemandirian finansial telah mengalami pergeseran besar dalam beberapa tahun terakhir, terutama di…

1 hari ago

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Lebih dari Rp1,1 Miliar di Tahun 2025

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi…

1 hari ago

KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja

LRT Jabodebek lakukan sosialisasi Medical Check Up 2026 untuk memastikan pekerja sehat dan siap menjalankan…

1 hari ago

This website uses cookies.