Categories: Tanjung Pinang

Pernak-pernik Imlek Mulai Diburu Warga Tanjungpinang, Lampion dan Angpao Laku Keras

TANJUNGPINANG – Menjelang perayaan tahun baru Imlek 2020 yang jatuh pada 25 Januari mendatang, sejumlah toko penjual pernak-pernik khas imlek mulai diburu warga, khususnya masyarakat Tionghoa.

Salah satunya Toko Asi Indah yang berada di Jl. Merdeka Tanjungpinang. Pantauan Swarakepri.com toko tersebut menjual berbagai pernak-pernik untuk merayakan imlek.

Doni En, selaku penjaga toko mengatakan, belakangan ini toko tersebut ramai dikunjungi warga keturunan Tionghoa untuk membeli pernak-pernik perayaan imlek, seperti Lampion, gantungan kunci, angpao, hiasan dinding dan masih banyak lagi.

“Inikan menjelang hari imlek ya bang, jadi jauh sebelumnya kita sudah menyediakan banyak aksesoris maupun perlengkapan sembahyang dan hiasan-hiasan bertemakan imlek. Sehingga sebelum hari H, sudah banyak masyarakat yang datang untuk membeli,” ujar Doni, Senin (13/1/2020) siang.

Dikatakan Doni, aksesoris yang paling banyak diburu masyarakat adalah lampion dan angpao, sebab setiap perayaan imlek ada tradisi membagikan uang menggunakan angpao, makanya banyak diburu masyarakat.

” Untuk peminat, masyarakat mencari lampion terbaru, angpao dan kertas sembahyang yang berbentuk nenas. Untuk harga pernak-pernik di sini cukup terjangkau, mulai dari lima ribu hingga jutaan rupiah ada, seperti lampion yang harganya 50.000 rupiah ke atas” tutur Doni.

Doni mengungkapkan, sejak tokonya ramai dikunjungi pembeli, pendapatannya cukup signifikan, bahkan mengalami peningkatan dari Imlek tahun lalu.

“Kalau dibandingkan tahun lalu cukup meningkat ya, karena memang banyak yang beli peralatan perayaan imlek, baik itu untuk hias rumah maupun untuk sembahyang, dan lain lainya,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

(Ism)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

13 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

18 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

19 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

20 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

20 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

20 jam ago

This website uses cookies.