Categories: BATAM

Pestaria Damanik “Mengamuk” di Pengadilan Agama Batam

BATAM – Pestaria Damanik mendatangi Kantor Pengadilan Agama(PA) di Sekupang, Batam untuk mempertanyakan putusan cerai yang dianggapnya dilakukan secara sepihak, Senin(5/9/2016) pagi.

 

Pestaria yang tampak kesal, sempat berupaya menemui Hakim Arifin diruang kerjanya untuk mempertanyakan vonis cerai tersebut, tapi berhasil dihalangi pegawai Pengadilan yang ada.

 

“Saya sedih dan pilu, Hakim telah memutus perkawinan secara sepihak, saya sudah nikah selama 35 tahun. Apa tak ada pertimbangan oleh Hakim yang terhormat?”ujarnya kepada Swarakepri.com, Senin (5/9/2016) di Pengadilan Agama Batam.

 

Dia mengaku baru tiba di Batam dan langsung mendatangi kantor Pengadilan Agama Batam untuk mengetahui kejelasan terkait putusan Hakim tersebut.

 

“Jika memang harus begini, saya terima, tapi saya tidak terima cara Hakim memutus perkara ini, tanpa tahu digugat, tapi tiba-tiba sudah cerai,” ujarnya.

 

Menurutnya, dalam berkas perkara cerai atas gugatan Taufik Harahap tersebut diduga telah ada pemalsuan identitas.

 

“Itu saja ada dugaan pemalsuan identitas, saya berprofesi sebagai Pengacara, tapi di buat wiraswasta,” bebernya.

 

Pestaria kembali meluapkan kekesalannya saat mengambil salinan berkas perceraian di loket meja 3 Pengadilan Agama Batam.

 

“Sudah di cerai, mau ambil berkas salinan perceraian juga harus bayar Rp 17 ribu,” ujarnya kesal.

 

Baca : Perkawinan 35 Tahun “Kandas” di PA Batam, Pestaria Damanik Meradang

 

Atas putusan cerai tersebut, dia mengaku sudah melaporkan Hakim Pengadilan Agama ke Bawas Mahkamah Agung RI.

 

“Saya sudah melaporkan ke Bawas MA-RI,” tegasnya.

 

 

VERDAWEN MARGOTE

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

13 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

18 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

19 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

20 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

20 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

20 jam ago

This website uses cookies.