Categories: KRIMINAL

Polda Kepri Ringkus Gerombolan Curanmor di Kampung Aceh

BATAM – Polda Kepri melalui Ditreskrimum berhasil meringkus gerombolan pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) yaitu inisial ESM, AN, MCS dan ES di sebuah Bengkel sekitar Kampung Aceh, Simpang Dam, Batam beberapa hari lalu.

Wadir Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Arie Dharmanto, saat menggelar konperensi pers di Pendopo Mapolda Kepri, Batam, Senin (9/9/2019), menjelaskan, pencurian sepeda motor tersebut berawal dari 5 laporan polisi.

“Diawali pada tanggal 2 September 2019, pukul 11.00 WIB. Opsnal Jatanras mendapat informasi, ada sebuah begkel yang menjadi sebuah penampungan kendaraan bermotor khususnya roda dua yang berada disekitar kampung aceh, Simpang Dam. Tempat tersebut merupakan tempat penampungan curanmor khususnya roda dua dan ditemukan satu unit sepeda motor yang diduga hasil pencurian yang sama persis dengan yang pernah dilaporkan oleh masyarakat yang pernah kehilangan. Setelah dilakukan penyelidikan oleh anggota Jatanras barang bukti tersebut ada ditempat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan mencocokkan laporan polisi dengan surat surat dari barang bukti, itu emang benar kendaraan yang hilang atau dicuri.

“Setelah menemukan barang bukti itu, tim Jatanras melakukan pengembangan lagi dan menemukan barang bukti sebanyak 10 unit kendaraan,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, Keempat tersangka tersebut mengakui bahwa itu semua memang barang curian yang dilakukannya.

“Tersangka tersebut mengakui bahwa barang tersebut memang hasil pencurian yang mereka lakukan,” ungkapnya.

Arie menjelaskan modus operandi yang dilakukan keempat tersangka tersebut saat beraksi.

“Sementara modus operandi yang dilakukannya ini bukan cara yang lama,merusak stang ataupun mematahkan stang,tetapi mereka mengawasi, mengikuti calon korban ini kemana mereka berada, disaat korban lengah,” jelasnya.

Arie membeberkan, hampir semua korbannya adalah para wanita dan ibu-ibu.

“Jadi saat belanja dengan kuncinya masih tergantung saat parkir disalah satu pusat perbelanjaan, yang diperkirakan belanja hanya 2 menit sampai 5 menit, karena sudah diikuti dan dibuntuti, akhirnya dibawalah kendaraan tersebut,” pungkasnya.

Atas perlakuanya tersebut, pihak kepolisian menjerat para tersangka dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dan pasal 480 KUHP tentang Penadahan.

 

 

 

 

 

 

Penulis: Shafix
Editor: Rumbo

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Kolaborasi TJSL Antar-BUMN, SUCOFINDO Dorong Pemerataan Pendidikan melalui Program Literasi Negeri di Nusa Tenggara Timur

PT SUCOFINDO (PERSERO) menginisiasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Literasi Negeri” sebagai…

2 jam ago

BRI Finance Dorong Kepemilikan Kendaraan Lewat Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026 Goes to Kota Baru Parahyangan

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut mendukung penyelenggaraan BRI Consumer Expo 2026 Goes to…

2 jam ago

Inkubator Bisnis BINUS International, Peluang Cuan Sejak Kuliah

Siapa bilang dunia perkuliahan hanya berisi teori dan tumpukan tugas? Di era ekonomi digital saat…

2 jam ago

Hari Terakhir! BRI Finance Hadirkan Promo Bunga 0% di Pameran Otomotif di Sumatera Barat

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperluas akses pembiayaan kendaraan melalui berbagai program yang…

2 jam ago

KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek untuk Optimalkan Layanan Jam Sibuk Pagi

KAI menyesuaikan jadwal LRT Jabodebek jam sibuk pagi mulai Senin 15/6 setelah evaluasi KLB uji…

3 jam ago

Penasaran Lihat Maggot, Booth MINERALive MIND ID Jadi Inspirasi Ekonomi Sirkular di INVIROTECH 2026

Area booth MIND ID MINERALive dipadati pengunjung selama gelaran INVIROTECH 2026 di Jakarta Convention Center,…

3 jam ago

This website uses cookies.