BATAM – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia(Komnas HAM) memanggil Gubernur Kepri, Wali Kota Batam, Kapolda Kepri, Kepala Kantor Pertanahan Kota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan(BP) Batam terkait pengaduan dari Kerabat Masyarakat Adat Tempatan(KERAMAT).
Pemanggilan ini termuat dalam Surat Komnas HAM Nomor 485/K/MD.00.00/IX/2023 tanggal 7 September 2023 yang diterima redaksi SwaraKepri, Kamis(7/9) malam.
Dalam surat Komnas HAM yang ditanda tangani Komisioner Mediasi Prabianto Mukti Wibowo tersebut disebutkan, Komnas HAM telah menerima surat pengaduan dari KERAMAT pada tanggal 2 Juni 2023 tentang permohonan legalitas lahan masyarakat kampung-kampung di Pulau Rempang, Galang dan Galang Baru.
“Menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan dan belum ada penyelesaian bersama atas permasalahan tersebut, maka Komnas HAM bermaksud melakukan pertemuan pramediasi yang dilaksanakan pada Senin, 11 September 2023 di Kantor Komnas HAM,” tulis Komnas HAM dalam surat tersebut.
Disebutkan bahwa pertemuan pramediasi ini merupakan tahapan yang dilakukan guna mencari alternatif penyelesaian terbaik dengan mengedepankan prinsip-prinsip Hak Azasi Manusia.
“Mengingat pentingnya pertemuan ini, Komnas HAM RI meminta saudara untuk dapat hadir dalam pertemuan, dan dapat didampingi oleh jajarannya berkaitan dengan materi pengaduan,”tulis Komnas HAM dalam surat tersebut.
Komnas HAM RI ketika dikonfirmasi SwaraKepri membenarkan terkait surat tersebut./Shafix
JAKARTA — PT Freeport Indonesia (PTFI), sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan Indonesia MINDID, terus…
Di tengah pesatnya pertumbuhan teknologi global, muncul satu nama dari Indonesia yang menghimpun perhatian banyak…
Satu Tahun Hadir, First Club Berbagi 1.000 Sembako untuk Warga Sekitar BATAM - First Club…
MAXi Yamaha terus menghadirkan berbagai kejutan spesial pada awal tahun ini. Selain sukses menggebrak pasar…
PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia,…
KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program tanggung jawab…
This website uses cookies.
View Comments