BATAM – Penyidik Unit Reskrim Polsek Nongsa melakukan reka ulang kasus pembunuhan terhadap Dewi Permatasari (34), Senin(14/6/2021) pagi. Dalam kasus ini tersangka adalah AAS(36) yang merupakan suami dari korban.
Reka ulang dilakukan di Tempat Kejadian Perkara di Bida Kabil Anthorium Blok A6 Nomor 44 RT 004/RW 017 Kelurahan Kabil, Nongsa, Kota Batam.
Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Fian Sofyan mengatakan, sebanyak 23 adegan diperagakan dalam reka ulang di Tempat Kejadian Perkara.
“Ada 23 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi kasus ini,” ujarnya.
Fian menjelaskan, dalam adegan 6 terlihat yang paling menonjol saat pelaku mencekik leher korban hingga korban dihabisi nyawanya.
“Adegan 6 terlihat yang paling menonjol saat pelaku mencekik leher korban hingga korban dihabisi nyawanya usai melakukan hubungan intim,” sebut Fian
Kata dia, dalam rekonstruksi semuanya cocok apa yang dilakukan terhadap korban hingga akhirnya pelaku menyerahkan diri ke Polsek Nongsa setelah menghabisi nyawa istrinya tersebut.
“Apa yang dilakukan pelaku semuanya cocok dalam pengakuannya terhadap korban hingga akhirnya pelaku menyerahkan diri ke Polsek Nongsa setelah menghabisi nyawa istrinya tersebut,” jelasnya.
Sebelumnya, Kapolsek Nongsa, AKP I Made Putra mengatakan, tersangka AAS dijerat pasal 44 ayat 3 UU RI No 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga Jo pasal 338 KUHP.
“Ancaman hukuman 15 tahun penjara,”ujarnya, Jumat(11/6/2021)./EDW
BATAM – Perusahaan manufaktur asal Tiongkok yang beroperasi di Kawasan Industri Tanjung Uncang Kota Batam…
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat strategi rantai pasok…
Kondisi geopolitik internasional yang tidak menentu berdampak pada rantai pasok industri alat tulis kantor (ATK)…
Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) diperkirakan masih akan bergerak dalam tekanan pada…
Ketika konsumen mulai bertanya langsung ke Artificial Intelligence (AI) untuk mencari rekomendasi produk, jasa, hingga perusahaan terbaik,…
Dunia aset kripto kembali diwarnai oleh fluktuasi harga yang dinamis akibat situasi geopolitik global, Bitcoin…
This website uses cookies.