Categories: HUKUM

Polisi Ungkap Alasan Penangkapan 4 Pelaku Pungli di Pantai Tanjung Pinggir

BATAM – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) melalui jajaran Ditreskrimum membeberkan alasan penangkapan 4 pelaku pungli di lokasi wisata pantai Tanjung Pinggir, Sekupang, Batam.

Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmato mengatakan, penangkapan keempat orang tersangka tersebut karena menyalahgunakan pengelolaan lokasi wisata pantai milik negara.

“Disini ada oknum yang memanfaatkan. Kontribusinya juga tidak ada terhadap pengunjung. Seperti contoh, pantai yang bebas dan bisa dikunjungi oleh semua orang tanpa adanya ikatan pembiayaan dan ini disalahgunakan. Seharusnya milik negara malah disalahgunakan,” ungkapnya kepada wartawan di Mapolda Kepri, Kamis (2/1/2020) siang.

Menurutnya, masalah ini tergantung bagaimana pengeloaan dari pihak Pemerintah Daerah maupun Kota terhadap pengeloaan pariwisata agar tidak semerawut.

“Hanya saja sekarang tergantung pengeloaan dari pihak pemerintah daerah maupun kota terhadap pengelolaan pariwisata. Supaya tidak ada pihak yang saling mengklaim,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt menegaskan, keempat tersangka dijerat pasal 43 Perda Batam Nomor 17 Tahun 2001 tentang Kepariwisataan dan Pasal 62 Perda Batam Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir.

“Tersangka kita jerat dengan pasal 43 Perda Kota Batam No.17 tahun 2001 tentang kepariwisataan dengan ancaman hukuman 6 bulan dan denda paling banyak 5 juta rupiah, kemudian pasal 62 Perda Kota Batam No.3 tahun 2018 tentang penyelenggaraan dan retribusi parkir dengan ancaman hukuman 3 bulan dan denda paling banyak 50 juta rupiah,” ujarnya.

Ditambahkan, tersangka juga akan dilapis dengan pasal 368 KUHP tentang pengancaman dan pemerasan.

“Jadi kita dahulukan tentang pasal yang mengatur tentang kepariwisataan. Kemudian apabila kita temukan ada ancaman maka akan kita lapis dengan pasal 368 KUHP,” pungkasnya.

 

 

 

(Shafix)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

56 menit ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

3 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

6 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

8 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

8 jam ago

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…

8 jam ago

This website uses cookies.